40 pengusaha Afghanistan siap nimbrung di Trade Expo 2016
Merdeka.com - Duta Besar RI Kabul Anshory Tadjudin mengatakan sebanyak 40 pengusaha asal Afghanistan akan menghadiri pameran perdagangan Indonesia (Trade Expo Indonesia) 2016. Angka ini jauh lebih besar dari jumlah pengusaha yang hadir pada tahun sebelumnya sebesar 9 orang.
Dia berharap, pameran ini dapat mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, baik barang maupun jasa antara pengusaha Afghanistan dan pengusaha Indonesia.
"Situasi keamanan di Afghanistan yang masih belum stabil, tidak menghentikan KBRI Kabul untuk terus bekerja keras meningkatkan hubungan dan kerjasama ekonomi kedua Negara," kata Anshory dikutip laman KBRI Kabul, Jumat (7/10).
Dia menambahkan dari 40 pengusaha tersebut, dua orang di antaranya berminat menjadi investor untuk mendirikan pabrik pengolahan sabun dan pengemasan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan pasar Afghanistan dan Negara sekitar.
"Hal ini sangat menggembirakan mengingat masih rendahnya nilai investasi Afghanistan di Indonesia, di mana dalam periode 2012 hingga 2015 hanya bernilai US$55 juta untuk 15 proyek investasi," imbuhnya.
Anshory menilai, hal ini merupakan kesempatan untuk menjadikan Afghanistan sebagai pasar potensial bagi produk-produk Indonesia. Mengingat, banyak komoditas utama yang diekspor ke Afghanistan.
Seperti minyak kelapa sawit dan turunannya, aki listrik, sabun, pecah belah, makanan olahan, teh, eletronik, ban dan karet serta produk lainnya.
"Saat ini, pengusaha Afghanistan banyak melakukan transaksi dagang dengan Malaysia dan Thailand. Sudah seharusnya para pengusaha Indonesia melihat hal ini sebagai peluang untuk merebut pangsa pasar tersebut," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya