4 Waktu tepat beli rumah, termasuk saat properti terkendala
Merdeka.com - Rumah merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. Namun, untuk memiliki rumah bukanlah hal yang mudah. Banyak yang bilang, mencari rumah sama sulitnya dengan mencari jodoh.
Jika Anda sudah punya uang, mencari rumah cukup sulit, apalagi rumah pertama. Biasanya, calon pembeli akan banyak melakukan pertimbangan. Seperti misalnya mengumpulkan selengkap mungkin informasi rumah yang akan dibeli, mulai dari status tanah dan bangunan, kepemilikan, serta harga yang ditawarkan.
Jika membeli rumah, Anda juga harus memperhatikan secara teliti kondisi bangunan, tata letak, dan interior rumah. Bila perlu, jelajahi setiap ruangan dan tanyakan semua secara detail kepada pemilik atau pengembang.
Namun dibalik pertimbangan itu semua, ada satu hal lagi yang tak kalah pentingnya. Yakni, kapankah waktu yang tepat untuk membeli rumah? Berikut ulasannya seperti dikutip dari rumah.com di Jakarta, Kamis (14/1).
Harga properti anjlok di 2015
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDikutip dari buku 77 Rahasia Cepat Untung Bisnis Properti yang ditulis oleh Hermawan Wijaya, momen atau waktu pas beli rumah adalah saat harga properti berada di titik rendah.
Contohnya tahun 2015 kemarin, di mana terjadi penurunan sektor properti karena pelemahan ekonomi dalam negeri dan peraturan baru dari pemerintah yang dinilai kurang jelas. Di samping itu, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap USD hingga tembus Rp 14.000 membuat industri properti semakin terguncang.
Bagi Anda yang mempunyai dana besar, titik rendah ini sangat bisa dijadikan celah untuk membeli rumah.Â
Sebagai contoh, jika harga sebuah rumah pada tahun 2014 adalah Rp 3 miliar dan tak mengalami kenaikan sama sekali di tahun 2015, maka bisa dikatakan bahwa harga rumah tersebut telah turun. Saat seperti ini cocok untuk membeli properti sebelum mengalami kenaikan harga kembali.
Rumah terkendala
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPrinsip yang selama ini diemban oleh para pelaku bisnis properti adalah 'mendapatkan properti terburuk di lokasi terbaik'. Properti yang dimaksud adalah rumah yang tidak terawat lagi atau ada permasalahan dari sisi konstruksi.
Oleh karena itu, tak masalah jika Anda harus membeli properti yang sudah lama tak dihuni bahkan menjadi sarang hewan liar, asalkan berada di lokasi strategis dan mempunyai potensi untuk berkembang.
Sehingga tak menutup kemungkinan Anda bisa mendapatkan harga rumah yang murah di lokasi emas.
Pengembangan kawasan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comRencana Tata Ruang Kota (RTRK) sangat mempengaruhi harga jual tanah dan bangunan di wilayah bersangkutan. Dari sini, Anda akan menemukan wilayah mana saja yang akan dikembangkan menjadi daerah industri, permukiman, pendidikan, ataupun perdagangan dalam beberapa tahun ke depan. Sumber informasi RTRK juga bisa dimanfaatkan untuk menentukan lokasi mana rumah yang akan Anda bidik.
Jangan sepelekan suatu wilayah pertanian yang tidak produktif, karena kita tidak tahu dan mungkin saja dalam RTRK kawasan tersebut nantinya akan dipergunakan sebagai area terpadu seperti perkantoran atau perumahan.
Jika hal ini benar terealisasi, sudah pasti harga properti di sekitar kawasan ini akan merangkak naik, termasuk nilai jual rumah yang Anda miliki.
Penjual butuh uang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHampir setiap saat, selalu ada orang yang menjual rumah dengan harga rendah karena membutuhkan uang tunai secara cepat. Biasanya kondisi ini muncul karena si penjual mengalami masalah keuangan dan lain sebagainya.
Bila Anda memiliki sejumlah uang yang diminta, tak ada salahnya menjadi penolong bagi orang tersebut.
Untuk mendapatkan situasi semacam ini, Anda bisa memanfaatkan dan mencarinya di situs online. Namun, Anda harus tetap mengecek lebih detil mengenai spesifikasi rumah yang dilego tersebut.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya