Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Hambatan persulit pemerintah Jokowi-JK wujudkan swasembada pangan

4 Hambatan persulit pemerintah Jokowi-JK wujudkan swasembada pangan panen padi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pada 4 November 2014, Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan target ambisiusnya dalam hal ketahanan pangan. Pemerintahan yang dipimpinnya bakal mencapai swasembada pangan sebelum lima tahun.

"Target kita dalam 3 tahun harus swasembada," tegas Presiden Joko Widodo saat itu.

Untuk mencapai itu, Jokowi sapaan akrabnya, memerintahkan agar saban tahun dibangun 5-7 bendungan untuk pengairan dan irigasi area persawahan. Dia menjelaskan, langkah ini untuk memberikan penguatan bagi sektor pertanian. Pembangunan infrastruktur ini menjadi strategis lantaran saat ini kondisi irigasi di dalam negeri, 52 persen dalam kondisi rusak.

Kepala negara sudah menginstruksikan kementerian pekerjaan umum, kementerian pertanian dan kementerian keuangan untuk mempersiapkan proyek-proyek sektor pertanian ini. Termasuk koordinasi dan pembagian tugas dengan pemerintah provinsi.

"Dalam 2-3 tahun ke depan, semua harus sambung, waduk masuk ke sawah, semua harus dikerjakan secara terintegrasi. Kalau ini sambung semua, dalam 3 tahun, target untuk swasembada bisa kita capai," ucapnya.

Akan tetapi, swasembada pangan belum bisa tercapai. Meskipun, selama tiga tahun pemerintahan berjalan, harga pangan stabil. Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan memasuki tahun ketiga pemerintahan Jokowi-JK, harga bahan pokok relatif lebih stabil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, selama Ramadan dan Hari Raya Lebaran tidak terjadi lonjakan harga yang sudah menjadi tradisi tahunan.

Enggar mengungkapkan, Indonesia sering mengalamai fluktuasi harga karena tidak mempunyai undang-undang khusus terkait harga acuan pangan. Akan tetapi Presiden Joko Widodo memerintahkan agar harga pangan bisa terkendali. Hal itu membuat Kementerian Perdagangan memutuskan untuk membuatkan harga acuan melalui penetapan harga eceran tertinggi (HET).

"Dengan ini bisa dilihat Ramadan Alhamdulillah tidak ada gejolak harga. Dengan HET beras harga beras tidak loncat-loncatan, stabil. Kemudian gula, minyak gorengan dan sebagainya," ujar Enggar.

Terdapat 4 hambatan yang membuat pemerintah sulit wujudkan swasembada pangan. Berikut hambatannya seperti dirangkum merdeka.com:

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP