Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

350.000 Ton beras impor siap banjiri Indonesia hingga akhir 2015

350.000 Ton beras impor siap banjiri Indonesia hingga akhir 2015 Beras impor. Merdeka.com /Arie Basuki

Merdeka.com - Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti memperkirakan sampai akhir tahun ini penyerapan beras impor sebanyak 350.000 sampai 700.000 ton. Pihaknya menegaskan target impor beras tahun ini sebesar 1,5 juta ton di mana 1 juta ton dari Vietnam dan 500.000 ton dari Thailand.

"Kita menargetkan 350.000 ton sampai akhir tahun ini. Kepinginnya, kalau semua bisa, sampai 700.000 ton. Tapi ini kan juga dipengaruhi cuaca," katanya kepada wartawan di Kantor Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/12).

"Ini kan terusan MoU yang kemarin, masih berjalan," tambahnya.

Djarot menjelaskan beras impor masuk ke Indonesia, sampai akhir November 2015, dari Vietnam sudah sekitar 277.000 ton. Keterlambatan pengiriman beras impor karena beberapa kendala salah satunya infrastruktur.

"Ada banyak wilayah di Indonesia yang tidak dapat disinggahi kapal besar dengan kapasitas kapal 40.000 ton. Karena itu, Bulog mencari alternatif lain dengan menggerakkan kapal-kapal kecil dengan kapasitas terbatas sebesar 4.000 ton hingga 5.000 ton saja," katanya.

Mantan Dirut BNI itu menambahkan kendala selain infrastruktur adanya faktor cuaca yang membuat keterlambatan semakin parah, apalagi saat ini di Vietnam dan Thailand sedang musim hujan.

"Kendalanya di sana itu loadingnya (memuat) agak lambat kalau hujan deras, itu aja. Tapi kalau kapal, semuanya sudah siap," ungkapnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP