3 Program Kerja Menteri Sandiaga Pulihkan Pariwisata Indonesia
Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif (Parekraf), Sandiaga Uno, sejak Kamis (28/1) hingga beberapa hari ke depan akan mulai berkantor di Bali. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini kemudian coba berbagi kesan pasca melihat pariwisata Bali yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
"Sekarang tahapan survival, belum revival. Karena saya ada di Bali ini melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana dahsyatnya dampak dari pandemi dan keterpurukan ekonomi kita bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya dalam sesi webinar, Kamis (28/1).
Menurutnya, pemerintah memiliki 3 program kerja untuk memulihkan sektor pariwisata. 3 Program itu ialah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.
"Kehadiran saya di sini untuk memastikan 3 program kerja kita yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi dapat kita terapkan dalam rangka membawa tahapan kita dari survival ke revival, dan akhirnya thrive," ungkapnya.
Sejak mendapat tugas sebagai Menparekraf, Sandi mengatakan dia diminta untuk menyiapkan 5 destinasi pariwisata super prioritas secara total. Namun sebelum beranjak ke sana, dia melihat Bali yang selama ini jadi primadona pariwisata Indonesia kini sangat terpukul.
"Saya ada di Bali yang bukan 5 destinasi super prioritas karena saya menganggap Bali ini destinasi super duper over berkualitas. Jadi Bali ini merupakan destinasi tingkat dunia, dan sekarang ini minus 12 persen per kuartal III 2020," ucap dia.
34 Juta Orang Bergantung pada Pariwisata
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenteri Sandi menilai, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara keseluruhan memang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan. Melihat catatan 2019, dia menyebutkan ada sekitar 34 juta orang yang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kalau kita lihat ini jumlah yang mayoritas berada di strata ekonomi ke bawah, banyak juga dari sektor informalnya, usaha mikro. Lebih dari 90 juta orang yang terkait dan menikmati manfaat sektor pariwisata dan punya daya ungkit ekonomi yang sangat dahsyat," tuturnya.
Oleh karenanya, dia hendak menggugah kesadaran masyarakat bahwa pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor yang selama ini jadi penopang ekonomi negara saat ini tengah sakit.
"Yang sakit terparah ini anak yang bernama parekraf. Tentunya kita harus beri perhatian, kasih sayang, obat, vitamin, infus, dan lain sebagainya," pungkas Menteri Sandi.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya