Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3 Penyebab rupiah tak kunjung menguat

3 Penyebab rupiah tak kunjung menguat Ilustrasi rupiah turun. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Mata uang rupiah terus melemah hingga tembus Rp 15.284 terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pemerintah memperkirakan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar belum bisa mereda hingga tahun depan. Penyebabnya dari faktor-faktor eksternal. Jika faktor eksternal itu tak bisa diredam, maka ketidakpastian global masih terus berlangsung.

Berikut beberapa faktor-faktor eksternal yang dimaksud, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution:

Ada perang dagang AS dan China

dagang as dan chinaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Darmin mengatakan perang dagang yang diprovokasi oleh Presiden AS Donald Trump menjadi penyebab ketidakstabilan perekonomian global. "Ketidakstabilan global itu tidak bisa dihindari, akan jalan terus." kata Darmin.

Dia juga menjelaskan kalau situasi perang dagang ini tidak bisa dihentikan, sehingga turut membuat ketidakpastian berlanjut makin lama. "Kelihatannya perang dagang sudah tidak bisa direm. Ini akan jalan. Masing-masing mulai mengembangkan strategi yang bercabang-cabang, sehingga untuk nariknya supaya berhenti susah. Perlu waktulah," kata dia.

Dampak ekonomi AS

asRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Darmin juga menjelaskan melemahnya rupiah berimbas dari menguatnya perekonomian AS sejak dipimpin Trump. Kondisi ekonomi AS tumbuh positif dibandingan dengan negara-negara ekonomi utama dunia. "Ekonomi Amerika entah bagaimana itu, memang bagus, heran kita, jadi ekonomi AS memang bagus," kata Darmin.

Masalah impor

3 penyebab rupiah tak kunjung menguatRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Masih menurut Darmin, ia memperkirakan Trump akan mengubah perjanjian kerja sama dengan beberapa negara tertentu. Termasuk masalah impor. "Jadi sudah makin runyam, makin ruwet sehingga yang perlu kita lihat kalau midterm election (pemilu paruh waktu di AS) yang November selesai apa Trump masih begitu, itu kita nggak tahu," kata Darmin.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP