Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2019, Pemerintah target ekspor jasa konstruksi capai Rp 15 triliun

2019, Pemerintah target ekspor jasa konstruksi capai Rp 15 triliun konstruksi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ekspor jasa konstruksi bisa mencapai Rp 15 triliun pada 2019. Adapun tahun ini, ekspor jasa konstruksi dipatok sebesar Rp 6 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yusid Toyib di kantornya, Jakarta, Kamis (19/5).

"Nilai ekspor jasa konstruksi tercatat sebesar Rp 3 triliun pada 2015."

Ia menuturkan bahwa ekspor tersebut berupa pekerjaan konstruksi oleh kontraktor Indonesia di luar negeri. Selama ini, Indonesia banyak mengekspor jasa konstruksi ke Timor Leste dan Republik kepulauan Fiji.

"Pelaku usaha harus berani maju keluar karena mereka mendapat keuntungan lebih. Kami harus bisa mendorong dia mencari keluar. mudah mudahan yang timor liste dan Republik fiji lebih baik, ekspor kita juga dilakukan hingga ke Arab Saudi," katanya.

Untuk itu, Yusid berharap kementerian keuangan dapat memberikan insentif fiskal. Ini mencontoh sejumlah negara yang gencar memberikan insentif untuk menggenjot ekspor jasa konstruksi.

"Ini memang agak berat, seperti double tax. Ini yang akan kami bahas dengan Kementerian keuangan," katanya.

"Jangan sampai di dalam negeri kena tax di luar negeri juga kena tax. kalau negara mau berikan insentif pasti akan lebih baik."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP