2018 Tak ada gerbang tol tunai, Menhub Budi ingatkan agar tidak ada kemacetan
Merdeka.com - Pemerintah terus mempercepat kesiapan infrastruktur gardu tol non tunai. Pada 2018, ditargetkan seluruh gardu tol sudah tidak lagi menerima pembayaran tunai.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berharap generalisasi pembayaran tol menjadi non tunai bisa mengatasi masalah kemacetan antrean di pintu masuk tol.
"2018 sudah selesai semuanya karena memang sangat kita butuhkan sekali untuk mendapatkan suatu kecepatan antrian bisa teratasi dengan baik," tuturnya saat ditemui di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Rabu (6/9).
Menhub Budi mengakui saat ini penyediaan gardu tol non tunai belum sepenuhnya rampung. Masih ada beberapa gardu yang masih menerima pembayaran tunai.
"Seperti yang disepakati kita akan mulai sekarang," kata Menhub Budi.
Sebelumnya, Direktur Operasi I Jasa Marga, Mohammad Sofyan mengatakan sebanyak 1.150 jalan tol milik Jasa Marga, 47 persen telah siap melakukan pembayaran sistem non tunai. Perusahaan akan terus mempercepat kesiapan berbagai infrastruktur agar dapat beroperasi 100 persen pada Oktober mendatang.
"Total gardu Jasa Marga itu sekitar 1.150. Jalan tol Jasa Marga yang jalan di induk maupun di anak perusahaan. Rata rata sudah 47 persen menggunakan gardu tol otomatis," ujar Sofyan.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya