2018, Luhut target tol laut bisa turunkan 50 persen harga barang
Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan program tol laut sejauh ini telah berhasil menekan disparitas harga hingga 25 persen terutama di kawasan Indonesia Timur. Di mana, pemerintah telah membangun 30 titik logistik di kawasan Timur dan Barat Indonesia.
"Harga di Indonesia timur, kami ambil sampling misalnya antara Surabaya dengan daerah terpencil di Indonesia Timur 20 sampai 25 persen harga sudah turun," ujar Menko Luhut di Gedung Sasana Kriya di TMII, Jakarta, Kamis (4/5).
Menko Luhut berencana menambah rute dan trayek kapal untuk terus menekan disparitas harga. Dengan langkah tersebut, tahun mendatang disparitas harga dapat ditekan sampai 50 persen.
"Nantinya rute dan trayek kapal kita perbanyak. Saya yakin turunannya disparitas harga ini lebih baik lagi, bisa sampai 50 persen pada 1 sampai 2 tahun ke depan," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan program tol laut salah satu cara pemerintah untuk menyediakan jaringan angkutan laut dengan pola subsidi dan peningkatan fasilitas pelabuhan.
"Kita secara intensif melakukan koordinasi. Kami merasa, apa yang dilakukan dititik ujung pelabuhan, bandara, belum mencapai tingkat pelayanan maksimal. Secara khusus kita ingin upayakan tol laut," ungkapnya.
Menteri Budi menambahkan tol laut menghubungkan pelabuhan utama dan pelabuhan penunjang. Kedua pelabuhan tersebut, akan disinkronkan supaya saling mendukung satu dengan yang lain dalam mewujudkan cita-cita pemerintah untuk menekan disparitas harga.
"Ini kita lakukan simpul simpul, sehingga ini nanti bisa saling mensupport. Apa yang kita lakukan bukan hanya membangun pelabuhan, bandara, tetapi juga output. Harga murah, kapal benar datang dan pembangunan terjadi," ungkapnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya