2018, Kemenhub rogoh Rp 80 miliar benahi 40 terminal di Indonesia
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terus berupaya meningkatkan kualitas terminal bus dalam negeri. Diharapkan dengan adanya peningkatan kualitas terminal, masyarakat semakin nyaman menggunakan bus.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengungkapkan pihaknya akan melakukan pembenahan terhadap 40 terminal di seluruh Indonesia pada 2018.
"Kami mau mengejar ketertinggalan dari teman-teman kereta api dan udara, 2018 kami akan lakukan pembenahan untuk 40 terminal dimana masing-masing terminal sekitar Rp 2 miliar akan kami siapkan. Sekitar 2019 bisa kita selesaikan," ungkapnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Kamis (14/12).
Budi menjelaskan program pembenahan terminal sudah dilakukan sejak tahun ini, Desember 2017 tercatat sudah ada 10 terminal yang telah diperbaiki. "Mulai 2017. Dari sekian terminal sekitar 10 terminal yang sudah kita lakukan perbaikan dan pembenahan. Salah satunya di Tirtonadi di Solo. Itu akan menjadi pilot project kami. Kami tingkatkan betul," kata dia.
Selain peningkatan kualitas terminal, pihaknya juga akan sedang mendorong penggunaan e-ticket bagi para penumpang bus. Ada pun program ini direncanakan akan diluncurkan pada Januari 2018. "Dalam waktu dekat, sudah dilakukan tapi belum masif e-ticket untuk penumpang kendaraan bus," jelas Budi.
Diharapkan dengan adanya e-ticket ini, masyarakat pengguna moda transportasi bus akan semakin mudah dan nyaman. "Jadi nantinya masyarakat yang akan menggunakan bus tidak usah ke terminal ditarik-tarik oleh calo untuk naik ke Sinar Jaya, untuk naik ke Lorena, tapi sudah bisa beli (tiket) di Indomaret, beli di Alfamart, atau di aplikasi," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya