Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2018, Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Capai 3 Persen dari PDB

2018, Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Capai 3 Persen dari PDB Darmin Nasution. ©2018 Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit transaksi berjalan Indonesia akan kembali melebar di atas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal IV 2018, dengan demikian defisit transaksi berjalan sepanjang tahun 2018 mencapai 3 persen. Hal tersebut dipicu oleh defisit neraca perdagangan di November 2018 yang melebar ke posisi Rp 2,05 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memiliki pandangan yang sama dengan yang disampaikan BI. Dia memprediksi transaksi berjalan tahun 2018 akan ada di kisaran 3 persen.

"Ya kumulatif (keseluruhan tahun) mungkin memang sekitar 3 persen," kata dia, saat ditemui, di Kantornya, Jakarta, Jumat (21/12).

Dia mengakui bahwa angka tersebut memang masih cukup tinggi, namun lebih baik. Sebab Indonesia pernah mengalami defisit transaksi berjalan di lebih 3 persen, misalnya pada tahun 2014 yang sebesar USD 27,5 miliar atau 3,09 persen dari PDB.

Selain itu, meskipun transaksi berjalan masih defisit, tapi transaksi modal dan keuangan sudah menunjukkan kinerja positif dengan mengalami surplus.

"Jangan melihat transaksi berjalan berdiri sendiri. Melihatnya harus bersama-sama dengan transaksi modal dan keuangan. Sekarang surplus transaksi modal dan keuangan sudah cukup besar sehingga memang masih negatif totalnya tapi sudah kecil," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP