2017, volume kereta barang hanya 91 persen dari target
Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mencatat realisasi jumlah angkutan barang sepanjang 2017 mencapai 36 juta ton, meleset dari target awal sebesar 39,9 juta ton. Meski demikian, angka ini masih meningkat dibanding tahun sebelumnya.
"Jumlah angkutan angkutan barang naik 13 persen jika dibandingkan 2016. Tapi bila dilihat dari target realisasinya hanya 91 persen," kata Edi, di kantornya, Selasa (9/1).
Dia pun masih optimis realisasi jumlah angkutan barang bisa terus meningkat sebab jumlah permintaan transportasi batu bara di Sumatera Selatan dan kontainer di Jawa semakin meningkat.
"Pengangkutan barang atau kontainer dari Tanjung Mas, Semarang sudah aktif," ujarnya.
Selain itu, PT KAI juga tengah mendorong para pelaku usaha untuk melakukan pengiriman barang menggunakan jasa kereta api dibanding kendaraan angkutan darat. Menurutnya, ada beberapa keuntungan yang bisa diraih jika menggunakan angkutan kereta, seperti estimasi waktu yang tepat sebab tidak akan berisiko terkena macet.
"Tujuannya banyak yakni supaya kemacetan bisa berkurang, kecelakaan bisa berkurang, supaya jalan raya juga tidak cepat rusak dan dengan harga (ongkos) yang kompetitif."
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya