2016, penghematan Pertamina lampaui target
Merdeka.com - PT Pertamina mencatat penghematan operasional perusahaan mencapai USD 2,67 miliar sepanjang 2016. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar USD 2,13 miliar.
VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, salah satu indikator penyumbang penghematan ialah suksesnya perseroan menekan losses. Sepanjang 2016, losses Pertamina sebesar hanya USD 101,23 juta.
Angka ini menurun sejak 2014. Di mana, pada 2014, losses mencapai USD 530,59 juta dan 2015 mencapai USD 244,15 juta.
"Penanganan losses dengan pengelola tata kelola arus minyak. Selain itu juga, meminimalkan interaksi manusia," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (13/2).
Wianda menambahkan, efisiensi juga disumbang dari sejumlah usaha. Di antaranya efisiensi biaya produksi, renegosiasi kontrak, optimalisasi aset, prioritas proyek, inovasi produk, dan lain sebagainya dari hulu sampai hilir.
"Efisiensi perlu karena harga minyak masih di level USD 40," tuturnya.
Sementara, terkait pencapaian produksi, sektor migas dan geothermal mencapai 670.000 barel per hari sebelum audit.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya