Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2015, Laba bersih RNI melejit 120 persen

2015, Laba bersih RNI melejit 120 persen RNI. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 69 miliar atau meningkat 120,88 persen dibanding 2014 yang mencatat kerugian sebesar Rp 330,53 miliar. Laba ini ditopang kinerja penjualan sebesar Rp 5,63 triliun, tumbuh 13,31 persen atau Rp 661,76 miliar dari Rp 4,97 triliun di 2014.

Direktur Utama PT RNI Didik Prasetyo mengungkapkan detail kontribusi laba sebelum pajak dari sektor industri gula sebesar Rp 209,334 miliar, meningkat dibanding pencapaian 2014 yang mencatat minus Rp 189,57 miliar. Sedangkan dari sektor farmasi dan alat kesehatan membukukan kontribusi laba sebelum pajak sebesar Rp 83,15 miliar meningkat dari 2014 yang berada di angka Rp 54,94 miliar.

Adapun, kontribusi laba sektor perdagangan berada di angka Rp 22,22 miliar. "Peningkatan kinerja ketiga sektor tersebut mampu menutup pencapaian sektor perkebunan yang masih minus Rp 73,89 miliar," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (15/6).

Sementara itu, dari sisi penjualan, penyumbang utama berasal dari kelompok industri gula sebesar Rp 2,3 triliun (40,88 persen), kelompok industri farmasi dan alat kesehatan sebesar Rp 1,67 triliun (29,75 persen), kelompok perdagangan umum sebesar Rp 1,28 triliun (21,39 persen), dan kelompok perkebunan sebesar Rp 364,49 miliar (6,47 persen).

"Sementara penurunan terjadi pada produksi crude palm oil (CPO) dan palm kernel (PK) dikarenakan rendahnya produktivitas kebun, produksi karet juga menurun mengingat umur tanaman yang sudah tua," tuturnya.

Didik mengatakan, perbaikan kinerja disebabkan oleh pembenahan internal serta dukungan faktor eksternal yang semakin membaik di semester II tahun 2015 dan peningkatan harga komoditas gula.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP