2015, laba bersih Adhi Karya meroket jadi Rp 463,7 miliar
Merdeka.com - PT Adhi Karya mencatat laba bersih sebesar Rp 463,7 miliar hingga akhir tahun 2015. Angka laba ini naik 40,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu hanya Rp 329,1 miliar.
Peningkatan laba bersih ini didukung pendapatan usaha sebesar Rp 9,4 triliun, dan angka ini juga meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 8,6 triliun. Selain itu, perusahaan pelat merah ini juga memperoleh kontrak baru sebesar Rp 13,9 triliun di 2015, meningkat 51,1 persen dibanding tahun sebelumnya yakni Rp 9,2 triliun.
Dalam keterangannya, perolehan pendapatan usaha ADHI masih didominasi oleh lini bisnis konstruksi sebesar 91,2 persen, sisanya berasal dari lini bisnis ADHI lainnya. Capex hingga Desember 2015 telah terealisasi sebesar Rp 224,3 miliar.
Memasuki Januari 2016, Adhi Karya mencatat kontrak baru Rp 1,1 triliun dengan total tender yang diikuti senilai Rp 1,7 triliun.
Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru sepanjang Januari 2016 didominasi oleh lini bisnis konstruksi sebesar 86,9 persen dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.
Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru terdiri dari Swasta/lainnya sebanyak 46,9 persen, BUMN tercatat 26,6 persen sementara APBN/APBD sebesar 26,5 persen.
Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari pekerjaan gedung sebanyak 67,1 persen, jalan dan jembatan 13,0 persen, sedangkan dermaga serta infrastruktur lainnya sebesar 19,9 persen.
Realisasi kontrak baru di Januari 2016 antara lain proyek pembangunan Rusun Bojong senilai Rp 241,7 miliar di Bogor, pekerjaan struktur dan arsitektur pembangunan fasilitas produksi Gedung Pharma I dan Gedung Utility pabrik PT Kimia Farma (Persero) Tbk senilai Rp 136,5 miliar di Bandung, dan Pembangunan Fakultas Tehnik UNHAS (JICA) dengan nilai Rp 129,0 miliar di Makassar (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya