Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Tahun Jokowi-JK memimpin, pertumbuhan ekonomi belum menggembirakan

2 Tahun Jokowi-JK memimpin, pertumbuhan ekonomi belum menggembirakan Darmin Nasution. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengakui, pertumbuhan ekonomi dalam dua tahun terakhir, belum mengalami pergerakan yang signifikan. Hal ini dilihat pada 2014 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,02 persen, pada 2015 hanya 4,79 persen, dan pada 2016 pertumbuhan ekonomi ditargetkan bisa mencapai 5,2 persen.

"Berbagai data tahun ke tahun jika dilihat memang gambarannya tetap belum terlihat ada pergerakan dalam pertumbuhan ekonomi kita. Tapi coba lihat data kuartal ke kuartal atau bulan ke bulan, maka akan terlihat pergerakannya," kata Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Senin (25/7).

Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh perkembangan industri ritel yang mengalami pasang surut. Seperti industri otomotif yang mengalami pergerakan positif, namun di industri penjualan semen justru belum ada pergerakan yang positif.

"Data ekspor impor data riilnya setelah dikeluarkan perkembangan harga maka terlihat kuartal terakhir itu pergerakan mulai positif. Berbagai data itu kalau digabung secara agregat kita bisa memprediksi ada pergerakan pada kuartal terakhir, atau bulan-bulan terakhir," imbuhnya.

Dengan demikian, dia berharap berbagai pihak dari kementerian atau lembaga bisa membantu memberikan gambaran mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, hal ini akan berpengaruh terhadap berbagai kebijakan maupun regulasi dari pemerintah guna menunjang pertumbuhan ekonomi.

"Perkembangan Indonesia terkini akan sangat berpengaruh dan menentukan dalam bagaimana melanjutkan perjalanan pada pertumbuhan ekonomi kita. Apalagi akhir-akhir ini kita giat mengembangkan program tax amnesty," jelasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP