2 Bulan, para orang terkaya dunia kehilangan kekayaan hampir mendekati utang RI
Merdeka.com - Para orang terkaya di bumi tengah menelan pil pahit dalam dua bulan terakhir. Sebab, mereka harus melihat nilai kekayaannya turun fantastis sekitar USD 181 miliar atau setara Rp 2.483 triliun (Rp 13.722 per USD) dalam satu minggu terakhir. Ini merupakan penurunan kekayaan terbesar selama dua tahun terakhir.
Dilansir dari Fortune.com, Senin (26/3), jika dihitung dalam dua bulan ke belakang, 500 orang terkaya dunia telah kehilangan USD 436 miliar atau Rp 5.982 triliun. Turunnya harta para miliarder itu juga disebabkan tergelincirnya indeks S&P 500 dan Dow Jones.
Miliarder yang hartanya harus hilang dalam jumlah paling besar adalah Mark Zuckerberg. Kekayaan pendiri Facebook ini merosot USD 10,3 miliar. Posisinya di daftar orang terkaya dunia pun anjlok tiga peringkat ke rangking tujuh.
Turunnya kekayaan Mark Zuckerberg ini merupakan imbas dari adanya skandal privasi data yang menimpa Facebook. Saham perusahaan yang identik dengan warna biru tua ini merosot 14 persen setelah adanya laporan penyelewengan data pengguna yang dilakukan oleh Cambridge Analytica.
Selain Mark Zuckerberg, Pendiri Oracle Larry Ellison juga turut kehilangan harta dalam jumlah besar. Harta dari miliarder ini dilaporkan merosot USD 7 miliar.
Bos Berkshire Hathaway Warren Buffett, bos Amazon Jeff Bezos dan Pendiri Alphabet Larry Page total kehilangan harta sebanyak USD 17 miliar. Menurut Bloomberg Billionaire Index, 500 orang terkaya dunia mengontrol kekayaan sebesar USD 5,2 triliun. Ranking 10 besar didominasi oleh taipan yang memiliki perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi.
Seperti diketahui, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Riza Annisa Pujarama mengatakan total utang negara Indonesia telah mencapai lebih dari Rp 7.000 triliun. Angka tersebut gabungan dari utang pemerintah dan swasta.
Reporter: Vina A Muliana
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya