1,5 Juta Orang Nekat Mudik, Menko Airlangga Minta Pemda Perketat PPKM Mikro
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta pemerintah daerah untuk memperketat pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) selama periode libur Idul Fitri 1442 Hijriah.
Menyusul, temuan bahwa 1,5 juta masyarakat yang masih tetap nekat melaksanakan mudik Lebaran. Sebagaimana dilaporkan oleh Kementerian Perhubungan RI.
"Data dari pak Menhub bisa dijelaskan data awal dikatakan yang mudik 7 persen sekitar 17 juta, namun dengan operasi ketupat dan penyekatan yang dilakukan, data kemenhub mengatakan sekitar 1,5 juta yang memaksa mudik. Tentunya kebijakan diambil dengan memperketat PKPM Mikro," tegasnya dalam acara Talkshow bertajuk Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, Sabtu (15/5).
Airlangga mengatakan, memperketat implementasi PPKM Mikro mampu menekan lonjakan penularan virus Covid-19 selama periode Libur Lebaran berlangsung. Menyusul adanya upaya untuk melakukan pembatasan interaksi secara langsung dan mobilitas masyarakat di masa kedaruratan kesehatan ini.
"Dengan demikian ketatnya PPKM Mikro diharapkan mereka yang terdampak atau di tes positif bisa dilakukan isolasi di daerah masing-masing," tambahnya.
Berdampak ke Ekonomi
Airlangga menambahkan, penerapan PPKM Mikro secara ketat oleh masing-masing pemerintah daerah juga diyakini akan berdampak baik bagi kinerja ekonomi Indonesia. Sehingga, pertumbuhan ekonomi positif bisa diwujudkan pads kuartal II mendatang.
"Kita lihat bahwa trennya ke arah positif dan conform perekonomian kita tumbuh V kurva. Kita berharap bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal II akan masuk jalur positif," tekannya.
Oleh karena itu, dia meminta kerja sama stakeholders terkait untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Terutama pasca periode peniadaan mudik Lebaran 2021.
"Yang perlu kita lakukan ke depan adalah mencegah agar tidak terjadi lonjakan mobilitas masyarakat. Terutama pasca mudik ini," tukasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya