149 perusahaan sawit kantongi sertifikat ramah lingkungan
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menghadiri acara penyerahan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) kepada beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Darmin mengatakan, kelapa sawit merupakan komoditas unggulan ekpor nasional, dan ISPO ini dapat dijadikan standar perusahaan perkebunan kelapa sawit bahwa mereka sudah mengantongi izin ramah lingkungan.
"ISPO adalah standar yang kami sepakat dan tekad bulat untuk menjadikan usaha ini kredibel, dihormati dan diterima secara internasional. Saya senang bahwa ada usulan agar legalitas dari ISPO ini ditingkatkan, saya pikir itu usul tepat," kata Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/8).
Ketua Komisi ISPO, Herdrajat Natawidjaja mengatakan, saat ini pemerintah telah menunjuk 12 lembaga sertifikasi untuk memberi sertifikat ISPO. Setidaknya sudah 149 perusahaan dapat sertifikat ISPO dan 35 perusahaan dapat pengakuan dari komisi ISPO sesuai laporan auditnya.
"Ada 12 lembaga untuk sertifikasi ISPO, dan sudah 149 perusahaan dapat sertifikat ISPO dan 35 perusahaan dapat pengakuan dari komisi ISPO sesuai laporan auditnya. Jadi jumlah 184 perusahaan," katanya.
Pihaknya juga telah mengusulkan kepada Menko Perekonomian, Darmin Nasution agar aturan mengenai ISPO naik peringkat menjadi Peraturan Presiden dari saat ini hanya Peraturan Menteri.
"Kita mohon dukungan karena ini untuk kepentingan membangun dan memperkuat industri minyak sawit, terlebih lagi Indonesia menguasai lebih dari 50 persen pasar minyak sawit," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya