Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

125 Kapal pencuri ikan ditenggelamkan secara serentak di 11 kota

125 Kapal pencuri ikan ditenggelamkan secara serentak di 11 kota Menteri Susi Pudjiastuti. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan sebanyak 125 kapal asing pencuri ikan di kawasan perairan Indonesia telah ditenggelamkan secara serentak di 11 lokasi Tanah Air, setelah dikumpulkan dari berbagai kasus yang telah melalui putusan hukum tetap (inkracht) pengadilan.

"Penenggelaman secara serentak di 11 lokasi atas 125 kapal yang terlibat IUU Fishing," kata Susi dalam jumpa pers di Kantornya, Jakarta, dikutip Antara, Selasa (21/8).

Dia menjelaskan, dirinya memimpin secara langsung penenggelaman tersebut di Bitung, Sulawesi Utara, untuk sejumlah 15 kapal. Selain itu, juga ditenggelamkan di Natuna 40 kapal, Tarempat Anambas 23 kapal, Pontianak 18, Batam 9, Belawan 7, Cirebon 6, Aceh 3, Tarakan 2, Ambon 1, dan Merauke 1 kapal.

Sementara itu, kapal yang ditenggelamkan mayoritas adalah kapal-kapal berbendera asing. Dimana kapal bendera Vietnam sebanyak 86 kapal, Malaysia 20 kapal, Filipina 15 kapal, dan Indonesia 5 kapal.

"Total dalam pemerintahan ini dari tahun 2014 sudah sebanyak 488 kapal yang sudah kita tenggelamakan," imbuhnya.

Dia berharap, Satgas 115 dapat terus mengawasi wilayah-wilayah perairan yang masih banyak beroperasi kapal ikan asing yang menangkap ikan secara ilegal.

Sebelumnya, Susi menyatakan penenggelaman ratusan kapal pencuri ikan itu untuk memberikan efek jera, sehingga kawasan perairan nasional terbebas dari aktivitas penangkapan ikan secara ilegal. Dengan banyaknya kapal pencuri ikan yang diledakkan, diharapkan pelaku penangkapan ikan secara ilegal tidak berani lagi masuk ke Indonesia.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP