1,25 juta penduduk nikmati air bersih di 2015
Merdeka.com - Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mochammad Natsir mengatakan pemerintah akan meningkatkan pelayanan air bersih dengan menambah 10 juta sambungan dalam jangka waktu 5 tahun mendatang. Hingga saat ini, baru 1,25 juta sambungan yang sudah terealisasi.
"Sepanjang tahun 2015 lalu, kami sudah melakukan pembangunan dan sudah terealisasi sebanyak 1,25 juta sambungan rumah," ujar dia di Jakarta, Jumat (22/1).
Pembangunan tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sambungan 1,25 juta tersebut menghabiskan dana mencapai Rp 6,8 triliun.
"Total, dalam 5 tahun anggaran yang dialokasikan dalam APBN adalah sebesar Rp 33,9 triliun," jelas dia.
Pemerintah dapat meneruskan pembangunan sambungan baru pada tahun ini. Alokasi dana pembangunan sambungan baru tahun ini hanya mencapai Rp 4,8 triliun.
"Kalau dibandingkan dengan kebutuhan, sebenarnya tahun ini anggarannya masih kurang. Mudah-mudahan nanti bisa dianggarkan lagi di APBN Perubahan 2016," pungkas dia.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan sampai saat ini, baru 50 juta masyarakat yang menikmati air bersih.
"Pelayanan air bersih baru menjangkau 67 persen masyarakat Indonesia. Sementara, distribusi air bersih dengan menggunakan pipa baru 62 persen. Secara hitungan, air bersih baru menjangkau 50 juta jiwa. Oleh karena itu, diperlukan penambahan sambungan air bersih," jelas Basuki.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya