10 Persen saham Garuda Indonesia bakal dilepas ke publik
Merdeka.com - Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GGIA) telah memutuskan untuk menjual kembali sahamnya ke publik (rights issue). Saham yang bakal dilepas akhir tahun ini diperkirakan sekitar 10 persen.
Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, right issue merupakan satu dari tiga strategi yang dimiliki Garuda untuk mendapatkan pendanaan. Selain melakukan right issue, perseroan juga memiliki strategi lain untuk pendanaan langsung dari perbankan dan penerbitan obligasi.
"Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) telah disetujui agar proses right issue segera diproses," ujarnya saat RUPST GGIA di The Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (26/4).
Namun, Emir enggan menjelaskan lebih lanjut terkait waktu penerbitan right issue tersebut. "Untuk jumlah saham yang dilepas pun belum final, kami harus melakukan RUPS Luar Biasa untuk memutuskan hal tersebut," jelasnya.
Manajemen Garuda berharap, right issue bisa dilakukan paling cepat semester dua 2013. Ini merupakan kali pertama perseroan melakukan right issue. Ketika Garuda melakukan initial public offering (IPO) pada 11 Februari 2011, perseroan melepas 30,8 persen sahamnya ke publik.
Selain merencanakan right issue, perseroan juga akan menerbitkan surat utang atau obligasi di akhir semester pertama. Obligasi yang diterbitkan sebanyak-banyaknya senilai Rp 2 triliun. Untuk proses obligasi Garuda menunjuk PT Bahana Securities dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya