10 Negara Penguasa Produk Impor Februari 2021 Indonesia
Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 10 negara yang menguasai pasar impor Indonesia sepanjang Februari 2021. Pasar impor Indonesia sebagian besar atau sekitar 32,78 persen tercatat didominasi oleh barang-barang dari China atau Tiongkok.
"Pangsa impor non migas berasal dari Tiongkok sebesar 32,78 persen," ujar Kepala BPS Suhariyanto, Jakarta, Senin (15/3).
Posisi kedua diduduki oleh Jepang sebesar 8,31 persen, kemudian Thailand sebesar 5,53 persen. Lalu Singapura sebesar 5,22 persen dan Australia sebesar 5,18 persen. Posisi Amerika Serikat sebesar 5,01 persen serta Korea Selatan sebesar 4,92 persen.
"Selanjutnya tercatat Malaysia sebesar 3,32 persen, India 3,21 persen, Taiwan 2,32 persen," jelas Suhariyanto.
Adapun impor Indonesia dari Uni Eropa adalah sebesar USD 0,80 miliar atau 6,67 persen dan ASEAN sebesar USD2,28 miliar atau sekitar 19,10 persen dari total keseluruhan impor yang dilakukan pada bulan kedua tahun ini.
Selanjutnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSementara itu, pada Februari tahun lalu beberapa negara mengalami kenaikan impor terhadap Indonesia. Pertama dari Brasil mengalami peningkatan sebesar USD162,7 juta. Beberapa komoditas yang diimpor adalah raw sugar, oil cook, dan cotton.
"Lalu dari Australia sebesar USD156,3 juta yaitu lamb dan ternak betina. Jepang USD127 juta. Kemudian ada juga dari Thailand dan Filipina. Kita dari beberapa negara juga mengalami penurunan impor misalnya dari Tiongkok turun USD215,9 juta karena adanya penurunan beberapa mesin. Dari Korea Selatan, Afrika Selatan dan Rusia juga turun," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya