Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Viral Anak SMA Corat Coret Rayakan Kelulusan, Kemendikbud Langsung Bereaksi

Viral Anak SMA Corat Coret Rayakan Kelulusan, Kemendikbud Langsung Bereaksi Viral Anak SMA Corat Coret Rayakan Kelulusan. Twitter dan Instagram ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Viral anak SMA yang dinyatakan lulus tanpa UN (Ujian Nasional) tengah berpesta di tanah lapang. Begitu menghebohkan media sosial hingga dibanjiri komentar pedas.

Corat-coret seragam merayakan kelulusan layaknya pelajar di tahun-tahun sebelumnya. Mereka sengaja menyebarkan potret dan video kehebohan, hingga mengabaikan aturan phisycal distancing.

Akhirnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bereaksi. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Pelajar Berpesta Rayakan Kelulusan

Pelajar atas nama Hayatun Jumaini bersama sekelompok temannya sengaja mengunggah momen bahagia mereka di laman insta story Instagram.

Dikarenakan Indonesia tengah khawatir menghadapi pandemi Covid-19. Begitu santainya para pelajar ini corat coret seragam, berkerumun, dan tidak mengikuti arahan pemerintah. Wajar saja bila netizen jadi geram dibuatnya.

viral anak sma corat coret rayakan kelulusan

Twitter dan Instagram ©2020 Merdeka.com

Gambar Tidak Sopan

Tidak sekedar mencoret dan tanda tangan dengan spidol, para pelajar ini tengah berkreasi pada seragam putihnya dengan gambaran.

viral anak sma corat coret rayakan kelulusan

Twitter dan Instagram ©2020 Merdeka.com

Dari potret yang diunggah oleh akun dhea_intan_27 dan hayatunjumainireal, seorang laki-laki dengan gambar wanita hanya mengenakan celana dalam.

Selanjutya Hayatun Jumaini memamerkan tubuh bagian belakangnya yang digambarkan simbol alat vital pria.

Pelajar dari Riau

Melihat dari unggahan akun dhea_intan_27 menunjukkan sederet absen serta tercantum nama sekolah, SMA Negeri 1 Kunto Darussalam, Riau. Secara tidak langsung, para pelajar ini tengah membongkar aib diri mereka sendiri dan mencoreng nama sekolah.

viral anak sma corat coret rayakan kelulusan

©2020 Merdeka.com

Para pelajar ini sudah direspons oleh pihak sekolah dan terancam tidak menerima lembar ijazah.

"Dengan bangganya pamer kebodohan di sosial media. Sekolah sudah peringatkan masih juga dilanggar," ujar dalam bukti percakapan grup Whatsapp.

viral anak sma corat coret rayakan kelulusan

Twitter dan Instagram ©2020 Merdeka.com

Reaksi Kemendikbud

Begitu disayangkan, para pemuda yang diharapkan oleh bangsa Indonesia membuat unggahan yang dicap negatif oleh masyarakat. Potret yang diunggah di Twitter oleh akun @inxekyur sudah dicuit ulang oleh Kemendikbud dan 34 ribu lebih pengguna lainnya.

"Jika ada informasi nama sekolahnya ya kak, agar kami koordinasikan melalui dinas pendidikan setempat. Salam," cuit akun resmi Itjen_Kemdikbud.

Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya turun tangan untuk memberi peringatan pada dinas dan pihak sekolah. Semoga hal ini menjadi pelajaran bersama dan tidak terulang kembali.

UN Resmi Ditiadakan Sejak Maret

Sebagai bentuk perlindungan terhadap seluruh pelajar Tanah Air dari Covid-10, Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda mengatakan DPR dan Kemendikbud sepakat untuk meniadakan UN 2020, Selasa (24/3).

Penyebaran corona Covid-19 diprediksi terus berkembang hingga bulan Juni. Sehingga pemerintah membuat banyak anjuran, salah satunya PSBB dan memperpanjang masa libur sekolah.

Senin (4/5) korban positif Covid-19 sudah bertambah menjadi 11.192, 1.876 orang dinyatakan pulih, dan merenggut nyawa sebanyak 845 jiwa.

Komentar Warganet

Hayatun Jumaini mengaku dalam Instagram nya, bahwa banyak yang mengirim pesan pribadi dan berkomentar di akun viral lainnya tengah menghujat dia dan sekelompok temannya.

Selain itu, ada pula komentar warganet yang merasa miris dan dianggap mencoreng nama sekolah. Para pelajar ini bisa membuat sesuatu yang bermanfaat, terutama di masa wabah dan krisis ekonomi saat ini.

"Lulus karena corona aja seperti itu, apalagi lulus karena kunci jawaban," tulis akun dotsgone.

"Heran sama yang suka coret-coret seragam, apa mereka nggak mikir orang lain buat beli seragam aja ada yang masih nggak mampu?," cuit akun world_day29.

"Kelakuan adek-adek (bermuka tua) ini akhirnya bisa merugikan nama sekolah dan dinas pendidikan setempat," cuit akun bertydamayanti.

"Panjang nih urusannya. jadikan pelajaran guys, kalo mau post sesuatu, pertimbangkan baik-baik dulu dampaknya kira-kira seperti apa, kalau begini kan efeknya bukan cuma ke yang posting saja," tulis akun brewokans.

Video Klarifikasi

Berikut video Hayatun Jumaini tengah menglarifikasi seluruh unggahannya. Kini akun instagram sudah dikunci dan video klarifikasi telah dihapus.

pic.twitter.com/xWh8wIgRuA

— Athena (@MeitiaraDiantha) May 3, 2020

Video Klarifikasi Salah Seorang Pelajar Lain

Dhea Intan juga mengunggah permohonan maaf dan masih ada di laman story Instagram nya.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP