Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Video Pertama Kali Jenazah Yosua Diserahkan ke Keluarga, Ibu Ngotot Lihat Jasad Anak

Video Pertama Kali Jenazah Yosua Diserahkan ke Keluarga, Ibu Ngotot Lihat Jasad Anak Video Pertama Kali Jenazah Yosua Diserahkan ke Keluarga. TikTok seklisurono ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Ferdy Sambo divonis hukuman mati atas pembunuhan berencana terhadap Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Vonis ini lebih berat dibanding tuntutan jaksa yang menuntut seumur hidup penjara.

Sementara itu, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia dinyatakan turut bersalah karena terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Mengingat keduanya terlibat dalam skenario pembunuhan berencana tersebut. Bahkan, skenario tersebut turut serta dijabarkan saat pertama kali jenazah Yoshua diserahkan ke keluarga.

Melansir dari akun TikTok seklisurono, Selasa (14/2), berikut video pertama kali jenazah Yoshua diserahkan ke keluarga dan sang ibu ngotot ingin melihat jasad putranya.

Momen Pertama Kali Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Video saat pertama kali jenazah Brigadir J diserahkan kepada keluarganya, beredar di media sosial. Terlihat jenazah Brigadir J diantarkan oleh beberapa anggota kepolisian.

video pertama kali jenazah yosua diserahkan ke keluarga

TikTok seklisurono ©2023 Merdeka.com

"Momen pertama kali keluarga Yoshua diceritakan kronologis kejadian Duren Tiga," tulisnya dalam video.

"Di sini polisi berusaha mencegah bapak dan ibu Yoshua untuk melihat jasad anaknya," jelasnya.

Paparkan Kronologi

Salah satu anggota kepolisian tampak menjelaskan kronologi kejadian di Duren Tiga. Dia juga memberi tahu apabila jenazah Brigadir Yosua telah dilakukan autopsi.video pertama kali jenazah yosua diserahkan ke keluarga

TikTok seklisurono ©2023 Merdeka.com

"Saya sampaikan Pak ya bahwa di TKP itu ada teriakan, teriakan dari Ibu yang menyampaikan memanggil 'Ricky, Richard tolong' seperti itu. Dan Ricky, Richard pertama datang, Richard turun ke bawah dari tangga ketemu sama Almarhum yang keluar dari kamar dengan menenteng senjata, 'Ada apa Bang?' seperti itu pertanyaannya," ujar polisi yang mengenakan baret biru."Dan Almarhum langsung mengacungkan senjata, kebetulan si Richard ini memegang senjata juga. Dan terjadilah tembak menembak. Itu yang kami kenal untuk kronologis fakta sementara di TKP," sambungnya."Kesehatan datang dan dilakukan untuk proses autopsi dan sudah dilakukan autopsi seperti itu. Itu lah kronologis awalnya daripada di TKP," tambahnya.

Ibu & Ayah Ngotot Lihat Jasad Anak

Ayah Brigadir J pun sempat mempertanyakan apakah yang menjerit minta tolong adalah Putri Candrawathi. Dia juga meminta izin kepada para polisi tersebut untuk bisa melihat jasad anaknya. Namun, pihak dari kepolisian tidak memenuhinya dengan alasan sudah di autopsi."Selanjutnya Ibu Sambo yang menjerit minta tolong itu?" tanya ayah Almarhum Brigadir Yoshua, Samuel Hutabarat."Iya, Ibu Putri, saya tidak tahu Ibu Sambo atau bukan, tapi Ibu Putri seperti itu. Tapi itulah yang sama nanti disampaikan sama ahlinya Pak," ujar polisi ini."Intinya itulah Pak ya, jadi kami kalau boleh kami minta kami tengok dulu (jenazahnya)," kata ayah Brigadir Yoshua.video pertama kali jenazah yosua diserahkan ke keluarga

TikTok seklisurono ©2023 Merdeka.com

"Kalau untuk silakan tapi kalau saya rasa kan sudah diautopsi, sudah dilakukan autopsi Bapak," jawabnya."Dilihat saja," kata ayah Brigadir meminta untuk melihat jenazah putranya."Sudah dilakukan autopsi, kalau melihat wajahnya silakan nggak apa-apa. Kalau saran saya karena diautopsi kan bagaimana pun nanti Ibu melihat dengan situasi kalau sudah autopsi itu bagaimana," paparnya."Biar lah Pak, saya sanggup. Karena saya yang melahirkan, saya akan dikuatkan Tuhan, saya akan lihat dulu anakku ini," ujar Ibu Almarhum Brigadir Yoshua, Rosti Simanjuntak.

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP