Video Adu Pantun Polisi Vs Pemudik, Endingnya Ngakak
Merdeka.com - Sebagai bentuk keikutsertaan untuk mensukseskan kampanye pemerintah soal larangan mudik di tengah pandemi Covid-19, anggota Satlantas Aceh Besar membuat sebuah video lucu berisi imbauan kepada masyarakat.
Dalam video unggahannya di Instagram @satlantasacehbesar, pihak Satlantas memberikan imbauan kepada masyarakat agar menahan diri untuk tidak mudik. Himbauan tersebut dibagikan dalam bentuk video adu pantun. Berikut ulasannya:
Adu Pantun Polisi VS Pemudik
Seperti yang diketahui jika Pemerintah telah resmi mengeluarkan larangan pelaksanaan mudik lebaran 2021 di tengah pandemi Covid-19. Berbagai cara dan sosialisasi menyangkut larangan mudik gencar dilakukan oleh berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat hingga ke daerah. Hal ini juga yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Aceh Besar.
Dalam videonya, awalnya menceritakan beberapa petugas yang tengah berjaga dihampiri oleh beberapa pemudik. Dari situlah mereka mulai melakukan adu pantun dengan tema seputar mudik.

Instagram/@satlantasacehbesar ©2021 Merdeka.com
"Idul Fitri makan ketupat, minggir pak saya mau lewat," kata pemudik.
"Makan ketupat enggak pakai celana, maaf memang Anda mau kemana?" jawab petugas.
Imbauan Larangan Mudik yang Lucu
Kemudian polisi dan pemudik itu nampak terus melakukan perang pantun. Hingga akhirnya para pemudik tersebut diceritakan menyerah dan memutuskan untuk tidak mudik. Namun, lucunya petugas polisi dalam video justru menangis karena merasakan hal yang sama rindu terhadap keluarganya. "Saya juga rindu," ucap petugas sembari menangis. Akting dari para petugas polisi itulah yang sukses membuat warganet tertawa. Setelah dibagikan, unggahan itupun lantas ramai dikomentari oleh netizen.
Video
Berikut video selengkapnya, dilansir dari Instagram @satlantasacehbesar (252021):
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya