Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai jadi Host Youtube, Sepak Terjang Ganjar Pranowo Dianggap Sudah Kelewatan

Usai jadi Host Youtube, Sepak Terjang Ganjar Pranowo Dianggap Sudah Kelewatan Ganjar Pranowo di Pendapi Gede Balai Kota Solo. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tak diundang dalam pengarahan Kader PDI se-Jateng yang dipimpin oleh Puan Maharani selaku Ketua DPP PDI Perjuangan pada Sabtu (22/5).

Salah satu alasannya karena sepak terjang Ganjar kini menjadi sorotan. Kader PDIP itu dinilai sudah ancang-ancang untuk Pilpres 2024. Salah satu yang menjadi sorotan karena Ganjar menjadi host di Youtube miliknya.

Sontak ini ramai menjadi pembicaraan. Peran Ganjar pun dinilai mulai dikucilkan. Berikut ulasan selengkapnya.

Tak Ada Nama Ganjar

Dalam rundown acara, Ganjar Pranowo bukanlah menjadi salah satu tamu pada acaa yang digelar secara tatap muka dan virtual tersebut. Dalam rundown, tertulis acara dibuka oleh laporan oeh Ketua Panitia Agustina Wilujeng, kemudian disambut dengan ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto, serta dilanjutkan dengan acara inti yakni arahan dari Puan Maharani.

Pada susunan rundown acara yang tersebar di kalangan awak media, tertulis; "tamu tatap muka: 100 orang. (terdiri dari) DPR RI Jateng, DPD Jateng, DPRD Prop Jateng, kepala daerah & wakil kader se Jateng (kecuali gubernur)".

Sedangkan tamu virtual via zoom yakni 463 anggota DPRD kabupaten/kota, 35 DPC kabupaten/kota, 573 PAC, serta badan dan organisasi sayap PDI Perjuangan se-Jawa Tengah.

Tak Diundang karena Disebut Kelewatan

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto membuka suara. Ia menyebutkan alasan mengapa tak mengundang Ganjar.

"Tidak diundang! (Ganjar Pranowo,) 'wis kemajon' (kelewatan), 'yen kowe pinter, ojo keminter' (bila kamu pintar, jangan sok pintar-red)," kata Bambang Wuryanto melalui siaran pers, Minggu (23/5).

Dinilai Terlalu Berambisi pada Pilpres 2024

Dalam rilis yang tertulis DPD PDIP Jateng dengan terang-terangan menyebut bahwa Ganjar terlalu berambisi maju pada Pilpres 2024. Hal tersebut sehingga meninggalkan norma kepartaian.

Menurut Bambang, DPD PDIP Jateng sebenarnya sudah memberikan sinyal jika sikap Ganjar yang terlalu berambisi dengan jabatan presiden sangatlah tidak baik. Di satu sisi masih belum ada instruksi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, sedangkan di sisi lain hal itu sangat tak baik bagi keharmonisan partai yang wajib tegak lurus pada perintah ketua umum.

"Hal ini ditengarai dengan tingginya intensitas Ganjar di media sosial dan media massa, bahkan Ganjar sampai rela menjadi 'host' di youtube-nya, padahal hal serupa tak dilakukan oleh kader PDIP lain yang juga berpotensi untuk 'nyapres," ujarnya.

 

Jawaban Ganjar

Sebelumnya, ditanya soal ketidakhadirannya, Ganjar mengaku dirinya tidak diundang ke acara Puan tersebut.

“Saya tidak mendapatkan undangan,” kata Ganjar pada Liputan6.com, Minggu (23/5/2021).

(mdk/bil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP