TNI AU Turun Tangan Ada Pria Jebolan STM Asal Lamongan Buat Pesawat
Merdeka.com - Seorang pria asal Lamongan, Jawa Timur bernama Suyanto menjadi sorotan. Sebab, pria berusia empat puluh dua tahun itu berhasil membuat pesawat rakitan jenis short off landing (STOL) di halaman rumahnya.
Pria lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) itu bahkan disebut sudah membuat tiga buah pesawat hasil rakitannya sendiri. Setelah ramai jadi sorotan pesawat jenis STOL karya Suyatno mendapat perhatian dari pihak TNI Angkatan Udara.
Secara khusus, pihak TNI AU pun langsung mendatangi kediaman Suyanto untuk memberikan apresiasi atas kreativitas kedirgantaraan yang dilakukan oleh warga Lamongan tersebut. Simak ulasannya:
Warga Lamongan Buat Pesawat

©2021 Istimewa
Suyanto sempat ramai menjadi sorotan setelah foto-foto pesawat hasil rakitannya yang terparkir di halaman rumah ramai beredar. Pesawat jenis short off landing (STOL) tersebut dirakit oleh Suyanto di rumah istrinya di Ciamis, Jawa Barat.
Saat ini, pesawat tersebut diketahui sudah dibawa ke kampung halaman Suyanto di Lamongan, Jawa Timur. Adapun pesawat jenis STOL hasil karya Suyanto memiliki ukuran panjang 7 meter dan lebar 9 meter dengan kapasitas dua orang penumpang.
Pesawat itu juga disebut memiliki kecepatan maksimal mencapai 180 km/jam. Sementara untuk durasi terbangnya bisa mencapai 4 jam dengan menghabiskan bahan bakar 80 liter.
"Pesawat ini Insya Allah bisa terbang, hanya saja masih butuh uji kelayakan terbang dan identitas pembuatan pesawat itu sendiri," kata Suyanto.
Awal Mula Bisa Buat Pesawat
Pria lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) itu mengatakan, mendapatkan ilmu soal perakitan pesawat karena dirinya pernah bekerja di salah satu perusahaan pembuatan pesawat terbang di Republik Ceko saat menjadi TKI. Setelah tak lagi menjadi TKI, ia kembali ke Indonesia dan menetap di Ciamis, Jawa Barat. Awalnya, ia merakit komponen pesawat yang dibelinya dari luar negeri itu di rumahnya di Ciamis, Jawa Barat. Lalu, perakitan finishing-nya diteruskannya di Lamongan, Jawa Timur.Pesawat yang sudah setengah jadi itu dikirim Suyatno dari Ciamis menggunakan jalur darat. Tiba di Lamongan, pesawat jenis STOL (Short Take Off and Landing) itu kembali dirakit di halaman rumah dengan peralatan seadanya.
Dapat Apresiasi dari TNI AU
Pihak TNI Angkatan Udara turun tangan. Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, TNI AU sangat mengapresiasi kreativitas kedirgantaraan Suyatno. Pihak TNI AU bahkan langsung mendatangi kediaman Suyatno dan melihat langsung pesawat STOL rakitan warga Lamongan itu. Hal tersebut diketahui dari unggahan di Instagram resmi @militer.udara.

Instagram/@militer.udara ©2021 Merdeka.com
"TNI AU sangat mendukung kreativitas masyarakat dibidang kedirgantaraan. Dan sebagai konsekwensinya, TNI AU melalui FASI, akan melakukan supervisi dan sosialisasi aturan-aturan penerbangan, agar operasionalnya dapat berlangsung dengan aman dan memenuhi standar keselamatan penerbangan sesuai aturan penerbangan yg berlaku," ujar Kadispenau dikutip dari Instagram @militer.udara (19/12/2021).
Melakukan Pendampingan
Komandan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya, dan Kapuspotdirgaau Marsma TNI Fadjar Adriyanto, beberapa waktu lalu juga sempat memberikan pendampingan untuk memotivasi kreativitas Suyatno. "Mengapresiasi iya, kami juga sangat mendukung kreativitas pak Suyanto, tugas kami adalah memotivasi dan mendampingi, agar pesawat mendapat sertifikasi kelaikan terbang," kata Kadispenau. Meski begitu, Marsma Indan Gilang mengatakan, sampai sejauh ini pihak TNI AU masih belum ada rencana untuk membeli atau meresmikan pesawat rakitan Suyanto.

Instagram/@militer.udara ©2021 Merdeka.com
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya