Tips Menyimpan Daging Kurban Agar Tahan Lebih Lama
Merdeka.com - Hari Raya Idul Adha sudah di depan mata. Biasanya, di momen ini stok daging sapi dan kambing di rumah akan bertambah. Tentu saja, daging-daging tersebut tidak bisa dikonsumsi sekaligus dan harus disimpan di lemari pendingin untuk diolahnya secara bergantian.
Untuk itu, cara menyimpan daging agar tahan lama dan kualitasnya terjaga perlu untuk diperhatikan. Sebab, daging mentah yang disimpan sembarangan berpotensi dapat terkontaminasi bakteri yang membahayakan kesehatan.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menyimpan daging kurban agar lebih tahan lama dan kualitasnya terjaga. Simak ulasannya dilansir dari laman sayurbox dan berbagai sumber, Kamis (7/7/2022):
1. Perhatikan Kondisi Kulkas dan Freezer
Hal pertama yang harus dilakukan ialah memastikan kebersihan kulkas dan freezer tempat Anda menyimpan daging. Sebaiknya bersihkan kulkas dan freezer, termasuk rak-rak yang ada di dalamnya dengan cairan pembersih agar tidak ada kotoran dan bakteri yang menempel.
Sebab, bakteri memiliki potensi besar mengkontaminasi daging yang menyebabkan pembusukan daging berlangsung lebih cepat. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan suhu di dalam freezer.
Suhu terbaik untuk menyimpan daging yaitu di freezer dengan suhu dibawah 10 derajat celcius. Suhu tempat penyimpanan yang kurang tepat dapat membuat daging menjadi lebih mudah rusak saat disimpan.
2. Taruh Daging di Wadah

© Wikimedia Commons/David Blaine
Setelah memastikan freezer dan kulkas bersih, Anda juga tidak boleh asal menaruh daging begitu saja. Siapkan wadah penyimpanan yang bersih, kedap udara, dan tertutup. Pemilihan wadah yang tepat untuk menyimpan daging sangat penting untuk menjaga kebersihan daging selama disimpan. Wadah penyimpanan ini juga berguna agar cairan dari daging mentah tidak mengkontaminasi berbagai bahan makanan lainnya yang juga di simpan di dalam kulkas.3. Potong Daging Masukkan daging yang telah dipotong ke dalam wadah-wadah dengan takaran satu kali sajian untuk sekali masak. Dengan begitu, setiap kali memasak Anda cukup mengambil satu wadah dan tidak perlu mengeluarkan bagian daging lain yang tidak diperlukan, sehingga kondisi daging bisa tetap terjaga.
4. Jangan Cuci Daging saat Disimpan
Cara menyimpan daging di kulkas yang benar yaitu dengan tidak mencucinya terlebih dahulu. Sebab, mencuci daging dapat meningkatkan kadar air di dalamnya, sehingga dapat berpotensi menyebabkan paparan mikroba menjadi lebih besar.5. Catat Tanggal Penyimpanan

©Pixabay
Untuk menghindari daging disimpan terlalu lama, Anda bisa memberikan catatan tanggal saat daging pertama kali dimasukkan ke dalam freezer. Hal ini berguna sebagai pengingat, sehingga Anda bisa mengontrol dengan tepat masa kedaluwarsa daging yang disimpan.Biasanya, pada suhu standar kulkas (bukan freezer) yaitu sekitar di bawah 4 derajat celcius, daging merah seperti sapi, domba dan kambing dapat disimpan selama 4 hingga 5 hari.
Sedangkan pada suhu freezer, daging merah dapat disimpan hingga 4 sampai 12 bulan lamanya tergantung kondisi dan kualitas daging itu sendiri.
6. Bumbui Daging jika Tidak Disimpan di Freezer

©2019 Merdeka.com/Pixabay
Jika freezer penuh, Anda bisa menyimpan daging di kulkas biasa dengan suhu di bawah 4 derajat celcius. Namun, jika ingin membuat daging bertahan lebih lama simpan dalam keadaan daging sudah dibumbui. Membumbui daging atau dimarinasi sebelum disimpan di dalam lemari es dapat membuat daging bertahan lebih lama. Apalagi jika bumbu yang dipakai adalah kunyit, garam, gula, dan bawang. Bumbu tersebut mengandung zat-antibakteri alami yang dapat membunuh bakteri pada daging.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya