Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tips Mempersiapkan Diri Sebelum Vaksinasi Covid-19

Tips Mempersiapkan Diri Sebelum Vaksinasi Covid-19 Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Sebagian masyarakat Indonesia kini tengah menunggu giliran untuk vaksinasi Covid-19. Terkadang, ada saja kendala yang dialami oleh seseorang saat mereka akan melakukan vaksinasi Covid-19.

Salah satu yang kerap terjadi yakni tertundanya pemberian vaksin akibat kondisi fisik atau pendataan. Oleh sebab itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 sekaligus Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro memberikan tips tentang persiapan yang harus dilakukan sebelum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Dilansir dari Liputan6.com dan Youtube Sekretariat Presiden, berikut ulasan lengkapnya.

Pastikan Sudah Terdaftar

Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, Reisa mengungkapkan jika umumnya pendaftaran vaksinasi dilakukan secara daring. Akan tetapi, terdapat pula pendaftaran manual yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan, puskesmas, ketua RT, atau RW.

"Pastikan kita sudah terdaftar apabila ingin di vaksin di sentra vaksinasi," ujar Reisa seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu (28/3/2021).

Reisa juga menyarankan masyarakat untuk mendaftar online sehingga bisa memperoleh jadwal yang pasti.

"Sebaiknya hindari datang langsung atau go-show, karena itu akan membuat antrean jadi panjang dan berkerumun. Tentu itu akan membuat fisik kita jadi lebih lelah," sambungnya.

Persiapkan Fisik Sebelum Vaksinasi

Reisa juga menuturkan, sebelum vaksinasi, masyarakat diminta untuk mempersiapkan kondisi kesehatan fisiknya."Jangan begadang, jangan merokok dan minum alkohol. Lakukan olahraga rutin dan ingat: makan atau sarapan sebelum di vaksin, agar kita siap, tekanan darah dan suhu tubuh normal," kata Reisa. Reisa menjelaskan bahwa tekanan darah yang baik yakni di bawah 180/110 dan suhu tubuh normal di bawah 37,3 derajat Celsius. Ia mengingatkan bahwa dua hal tersebut akan diperiksa sebelum seseorang di vaksinasi. "Jangan sampai sudah datang kemudian pulang dengan tanpa hampa, atau tertunda vaksinnya karena tidak siap saat dipanggil," imbuhnya.

Mempelajari Prosesnya

Menurut Reisa Broto Asmoro, vaksinasi merupakan sebuah proses. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mempelajari tentang hal itu. "Vaksinasi adalah proses panjang dan berkelanjutan dalam kehidupan kita," ujar Reisa.Reisa juga mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang sudah diimunisasi di masa kecil dan beberapa vaksinasi dilakukan saat seseorang dewasa bahkan sampai lansia. "Jadi pelajari lagi manfaat vaksinasi dan segala perkembangannya. Gunakan juga masa observasi setelah menerima vaksin, untuk mempelajari lebih lanjut untuk vaksinasi," sambungnya.

(mdk/add)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP