Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga Perwira Tinggi Satu Angkatan di Bursa Panas Calon Kapolri

Tiga Perwira Tinggi Satu Angkatan di Bursa Panas Calon Kapolri Gedung Mabes Polri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Masa jabatan Kapolri Jenderal Idham Azis akah berakhir pada awal 2021 nanti. Sejumlah nama masuk dalam bursa panas calon Kapolri.

Indonesia Police Watch (IPW) merilis sejumlah nama potensial yang diprediksi siap menggantikan posisi Idham Azis.

Muncul tiga nama perwira tinggi Polri jebolan Akademi Kepolisian (Akpol). Mereka sama-sama lulusan 1988 B.

Berikut sejumlah nama yang dinilai layak jadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono

Dari sederet nama yang muncul dalam bursa Kapolri, Gatot Eddy Pramono menjadi salah satu nama yang paling santer dikabarkan untuk memiliki peluang besar sebagai pengganti Idham Azis. Sebelum menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolri), Gatot disebut pernah dipertimbangkan Presiden Jokowi untuk menduduki kursi Kapolri.

wakapolri komjen gatot eddy pramono

©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Pria berusia 55 tahun ini merupakan alumni Akpol pada tahun 1988B. Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat ini pernah menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran Kapolri tahun 2018.

Selain itu, Gatot juga pernah memegang jabatan strategis seperti Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kapolda Metro Jaya, dan Wakapolda Sulawesi Selatan.

Komjen Rycko Amelza Dahniel

Perwira tinggi lulusan Akpol selanjutnya yang digadang-gadang calon Kapolri adalah Komisaris Jenderal Rycko Amelza Dahniel. Pria berusia 54 tahun ini merupakan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri (Kabaintelkan) sejak Mei 2020.

kapolda jawa tengah irjen pol rycko amelza dahniel

©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Sebelum resmi dilantik sebagai Kabaintelkan, pria kelahiran Bogor, Jawa Barat ini pernah menjabat beberapa posisi penting seperti Wakapolda Jabar, Kepala STIK Lemdikpol, Kapolda Sumatera Utara, Gubernur Akpol, hingga Wakapolda Jabar.

Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar

Nama lain yang mencuat ke publik sebagai pengganti Idham Azis adalah Jenderal Boy Rafli Amar. Pati yang juga alumni Akpol tahun 1988 B ini merupakan sosok petinggi dengan sederet pengalaman dan jabatan.

kepala bnpt boy rafli amar

©ANTARA FOTO/Saptono

Pria berusia 55 tahun yang menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tersebut penah menjabat posisi strategis di tubuh Polri. Beberapa jabatan tersebut antara lain sebagai Kapolda Banten, Kadiv Humas Polri, hingga Waklemdiklat Polri.

Kompolnas Beri Rekomendasi

Sejauh ini Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memberikan masukan kepada Presiden Jokowi terkait rekam jejak para calon Kapolri. Berbagai hal yang menjadi pertimbangan Kompolnas tersebut ialah mengenai deretan perwira yang masih aktif hingga jenjang karier. Hal itu tak lain merupakan pembuktian dari deretan pengalaman para perwira saat mengembang tugas.

"Kompolnas akan melihat data track record dan prestasi calon-calon Kapolri, dan akan memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk calon-calon yang track record dan prestasinya terbaik," ujar anggota Kompolnas Poengky kepada merdeka.com, Kamis pekan lalu.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP