Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sepi Job, Pengusaha Sound System Ini Lelang Peralatannya di Pinggir Jalan

Sepi Job, Pengusaha Sound System Ini Lelang Peralatannya di Pinggir Jalan Pengusaha Sound System Ini Lelang Peralatannya di Pinggir Jalan. Instagram/@memomedsos ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 membuat situasi ekonomi kian carut marut. Banyak usaha kecil yang rentan mengalami kerugian hingga gulung tikar.

Tak ada hajatan yang digelar membuat pengusaha sound system asal Boyolali ini turut mengalami kesulitan. Ia terpaksa menjual peralatannya demi memenuhi kebutuhan hidup dan menutup utang.

Seperti apa? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Sound System Dijual di Pinggir Jalan

Sriyanto warga Dukuh Weru, Pojok, Nogosari, Boyolali terpaksa melelang peralatan sound system miliknya dengan harga miring mulai Rp2 juta.

Untuk menarik atensi pengendara, ia memajang peralatan, menyetel sejumlah lagu, hingga menuliskan keinginannya untuk menjual sumber penghasilannya selama ini di pinggir jalan raya.

"2 tahun ora tanggapan (2 tahun tidak ada yang menyewa)," tulisnya seperti pada unggahan akun Instagram @memomedsos.

pengusaha sound system ini lelang peralatannya di pinggir jalan

Instagram/@memomedsos ©2021 Merdeka.com

Semua itu dilakukan pria yang merupakan anggota dari Paguyuban Sound System Boyolali Timur (PSBT) usai 2 tahun tak mendapatkan penghasilan. Usaha Sriyanto pun memicu rasa prihatin sang perekam video.

"Keadaan kok seperti ini," ucap sang pemilik video.

Jual untuk Tutup Angsuran

Mirisnya, Sriyanto pun juga turut menuliskan alasannya untuk menjual seluruh peralatan miliknya. Uang hasil penjualan tersebut bakal ia gunakan untuk menutup angsuran bank.

"Dijual 1 sound untuk angsuran BRI," sambungnya.

pengusaha sound system ini lelang peralatannya di pinggir jalan

Instagram/@memomedsos ©2021 Merdeka.com

Penuhi Kebutuhan Hidup

Membeli beras pun menjadi alasan Sriyanto melelang seluruh sumber penghasilannya. Terlihat dirinya yang terus menunggu pembeli berhati mulia sembari terduduk di pinggir jalan untuk menyelamatkannya dari kesulitan hidup saat ini.

"Karo nggo tuku beras (sekalian untuk beli beras)," pungkasnya.

Banjir Air Mata

Melihat aksi Sriyanto tersebut, banyak dari warganet yang turut prihatin. Doa dan dukungan pun terus mengalir.

"Pandemi ini berat untuk kita semua," tanggapan @irmaataliasovi.

"Sedih banget," tanggapan @smeykas.

"Yang susah tambah susah," tanggapan @akuwulan88__

"Sabar-sabar ya pak, sehat terus," tanggapan @egi_khan.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP