Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satpol PP Arogan Pukul Pasutri di Gowa Membela Diri, Ngaku Dilempar Botol Duluan

Satpol PP Arogan Pukul Pasutri di Gowa Membela Diri, Ngaku Dilempar Botol Duluan Satpol PP Arogan Pukul Pasutri di Gowa Membela Diri. Instagram @makassar_iinfo ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Sekretaris Satpol PP Gowa Mardani Hamdan alias Mardani M (MM) telah resmi ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Polres Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/7).

MM digiring kepolisian atas tuduhan penganiayaan terhadap pasangan suami-istri (pasutri) pemilik warung di Warkop Ivan Riyana Panciro Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (14/7) lalu.

Aksi brutal tersebut juga terekam dalam kamera pengawas atau CCTV. Meski begitu, anggota Satpol PP arogan itu seakan membela diri.

Mardani mengaku saat mendekat ke arah korban wanita ada lemparan botol ke lehernya sehingga spontan memukul Ivan pemilik warkop.

Simak ulasannya berikut ini.

Penganiayaan yang Spontanitas

satpol pp arogan pukul pasutri di gowa membela diri

Instagram @makassar_iinfo ©2021 Merdeka.com

Kuasa hukum tersangka Syafril Hamzah mengungkapkan adanya pembelaan diri dari tersangka Mardani.

Sebelum penganiayaan terjadi, Mardani mengaku menerima lemparan. Sehingga tersulut emosi sesaat dan meluapkan dengan pukulan.

"Dari penganiayaan itu adanya spontanitas. Karena ada lemparan daripada korban yang istilahnya meluapkan emosi sesaat pada saat itu. Spontanitaslah pada saat itu. Lemparan botol," kata Syafril di Polres Gowa.

Lemparan di Leher Mardani

satpol pp arogan pukul pasutri di gowa membela diri

Instagram @makassar_iinfo ©2021 Merdeka.com

Seperti diketahui dalam video yang viral sebelumnya, tampak anggota Satpol PP mendekati wanita hamil yang duduk di sofa. Mardani membentak meminta ditunjukkan surat izin.

Momen tersebut yang diakui oleh Mardani ada lemparan yang mengenai lehernya. Sehingga tersulut untuk memukul korban pria dan disusul pemukulan terhadap korban wanita.

"Sewaktu dia mendekati istri daripada korban yang laki-laki (Ivan). Dia (MM) menuju ke sana, katanya ada lemparan yang terkena di belakang lehernya," sambungnya.

Dilempar Botol

satpol pp arogan pukul pasutri di gowa membela diri

Instagram @makassar_iinfo ©2021 Merdeka.com

Meski begitu, sang kuasa hukum tak sanggup menjelaskan secara rinci saat dikaitkan dengan video dari kamera pengawas.

Ia bersikukuh dengan penjelasan dan pembelaan tersangka Mardani. Mengenai adanya pelemparan botol lebih dulu.

"Enggak tahulah (soal CCTV) tadi pengakuan daripada ini tersangka (MM), merasa ada yang melempar botol dari belakang," pungkasnya.

Video Satpol PP Arogan

Berikut video Satpol PP arogan pertama kali viral.

      View this post on Instagram

A post shared by kamerapengawas (@kamerapengawas)

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP