Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Para Kolonel 4 Matra Angkat Pedang Pora, Begini Momennya

Saat Para Kolonel 4 Matra Angkat Pedang Pora, Begini Momennya Pedang Pora 4 Matra. ©2020 Merdeka.com/Youtube NengNitha Emak Gaul

Merdeka.com - Perwira Militer memiliki sebuah tradisi jika dirinya melakukan pernikahan. Tradisi pernikahan bagi Perwira Militer disebut dengan pedang pora.

Pedang pora biasanya dilakukan oleh teman-teman atau adik angkatan 1 matra dari mempelai pria. Tetapi ada sebuah prosesi pedang pora yang cukup langka.

Pedang pora dalam pernikahan kedua mempelai ini bukan hanya 1 matra, tetapi 4 matra. Berikut ulasan lengkapnya.

Pernikahan Kolonel TNI

pedang pora 4 matra

2020 Merdeka.com/Youtube NengNitha Emak Gaul

Dilansir dari channel Youtube 'NengNitha Emak Gaul', pada (1/2/2020) terlihat sebuah prosesi upacara pernikahan perwira Militer di Jakarta. Momen indah ini merupakan pernikahan Kol. Inf Sri Widodo dan Sitti Sara.

Pernikahan tersebut terasa lebih spesial karena adanya pedang pora yang dilakukan oleh 4 matra AKABRI 94.

Pedang Pora oleh Kolonel 4 Matra

pedang pora 4 matra

2020 Merdeka.com/Youtube NengNitha Emak Gaul

Ada hal yang spesial dari pernikahan Kol. Inf Sri Widodo dan Sitti Sara. Pedang pora biasanya dilakukan oleh 1 matra. Tetapi, pada pernikahan ini dilakukan oleh 4 matra.Tentu saja pernikahan ini merupakan momen yang langka. 4 Matra yang melakukan pedang pora adalah rekan-rekan alumni AKABRI 1994 atau teman seangkatan Kol. Inf Sri Widodo.

Mempelai Melewati Rangkaian Pedang

pedang pora 4 matra

2020 Merdeka.com/Youtube NengNitha Emak Gaul

Sebelum prosesi pedang pora dimulai, para kolonel 4 matra mempersiapkan diri terlebih dahulu. Mereka berbaris rapi dan saling berhadapan dengan membawa pedang yang diayunkan ke depan membentuk rangkaian. Setelah mempelai berjalan, rangkaian pedang tersebut di angkat ke atas membentuk gapura. Kedua mempelai pun melewati rangkaian pedang yang terhunus ke atas membentuk gapura tersebut.

Membentuk Sebuah Formasi

pedang pora 4 matra

2020 Merdeka.com/Youtube NengNitha Emak Gaul

Setelah selesai melewati rangkaian pedang berbentuk gapura, kedua mempelai berjalan menuju ke depan. Para kolonel dari 4 matra pun berjalan perlahan di belakang kedua mempelai. Mereka membentuk sebuah formasi melingkari mempelai. Dengan aba-aba, mereka pun maju ke depan dan mengarahkan pedang ke atas membentuk payung.

Makna dari Pedang Terhunus ke Atas Membentuk Payung

pedang pora 4 matra

2020 Merdeka.com/Youtube NengNitha Emak Gaul

Pedang yang terhunus ke atas membentuk payung dalam tradisi pedang pora memiliki sebuah makna."Pedang terhunus ke atas berbentuk payung melambangkan bahwa Tuhan Yang Maha Esa akan melindungi kedua mempelai dalam menghadapi berbagi rintangan hidup, kedua mempelai akan selalu ingat dan memohon perlindungan-Nya," ucap pembawa acara.

Berfoto Bersama

pedang pora 4 matra

2020 Merdeka.com/Youtube NengNitha Emak Gaul

Setelah prosesi pedang pora selesai, para kolonel dari 4 matra pun melakukan sesi berfoto dengan kedua mempelai. Mereka berfoto dengan sikap tegap.Dalam video tersebut, terlihat para kolonel dari 4 matra berfoto bersama. Seragam kebanggaan mereka pun berbeda-beda sesuai dengan matra nya masing-masing.

(mdk/add)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP