Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Potret Menhan Prabowo Terima Vaksin Nusantara, Disuntik Langsung Eks Menkes

Potret Menhan Prabowo Terima Vaksin Nusantara, Disuntik Langsung Eks Menkes Prabowo Subianto Disuntik Vaksin. instagram prabowo subianto

Merdeka.com - Di masa pandemi seperti saat ini, setiap orang harus bisa meningkatkan imun dan kekebalan tubuh. Salah satu cara untuk menjaga kekebalan tubuh dengan melakukan vaksinasi.

Seperti yang dilakukan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Baru-baru ini Prabowo menerima dosis ketiga atau booster vaksinasi Covid-19. Hal itu terlihat dalam unggahan di akun instagram pribadinya.

Yang menjadi sorotan, Prabowo disuntik langsung oleh mantan menteri kesehatan. Sontak unggahan itu mendapat beragam komentar. Berikut ulasannya dilansir dari instagram Prabowo Subianto, Jumat (14/1).

Disuntik Vaksin Nusantara

prabowo subianto disuntik vaksin

instagram prabowo subianto

Menhan Prabowo Subianto mengunggah foto saat sedang disuntik vaksin nusantara. Dia menerima dosis ketiga atau booster vaksinasi Covid-19.

"Meningkatkan imun dan kekebalan tubuh dengan Vaksin Nusantara," tulis Prabowo keterangan unggahan.

Seperti diketahui, vaksinasi booster diberikan kepada masyarakat berusia di atas 18 tahun. Rentang penyuntikan vaksin booster minimal enam bulan setelah dosis kedua.

Disuntik Mantan Menteri Kesehatan

Saat menerima vaksin booster, Prabowo disuntik langsung oleh mantan menteri kesehatan Terawan Agus Putranto. Vaksin yang diterima ialah vaksin nusantara.

"Terima kasih Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad atas booster Vaksin Nusantara yang telah diberikan kepada saya," tulis Prabowo. 

Vaksin Nusantara

Vaksin Nusantara diprakarsai oleh Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Vaksin ini dikembangkan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi, Semarang.

Terawan mengatakan mayoritas bahan baku pembuatan Vaksin Nusantara diperoleh dari dalam negeri. Hal ini dia sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI beberapa waktu lalu.

Dari daftar 27 bahan yang dipakai dalam pembuatan vaksin nusantara, tercatat hanya dua bahan saja yang didatangkan dari Amerika Serikat. Artinya, 90 persen bahan diproduksi di Indonesia.

"Hampir 90 persen lebih bahan produksinya sudah ada di Indonesia. Bahkan dibuat di Indonesia. Kita bisa melihat semua bahan ada di indonesia," ujarnya.

(mdk/dea)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP