Potret Makam Nabi Musa AS, Manusia Pilihan Allah Musuh Besar Firaun Raja Mesir
Merdeka.com - Mempelajari sejarah agama Islam memang tak ada habisnya. Kisah-kisah yang dipelajari pun begitu menarik. Apalagi saat membahas para Nabi.
Salah satunya yakni Nabi Musa AS. Nabi Musa AS merupakan manusia pilihan Allah yang juga menjadi musuh besar Firaun, Raja Mesir. Lantas bagaimana potret makam Nabi Musa AS?
Melansir dari akun YouTube Fadlan Abu Ahla, Selasa (13/7), simak ulasan informasinya berikut ini.
Masjid Makam Nabi Musa AS
Makam Nabi Musa AS diketahui terletak di negara Palestina. Makam manusia pilihan Allah SWT ini berada di dalam sebuah masjid.

YouTube Fadlan Abu Ahla ©2021 Merdeka.com
"Saat ini kami sedang berada di Masjid Makam Nabi Musa AS," ujarnya.
"Ini pintunya dan makamnya sudah dibuka. Kita sholat dulu di sini dua rakaat, nanti kita akan masuk ke dalam," lanjutnya.
Makam Nabi Musa AS
Nabi Musa atau An-Nabī Mūsā yang berarti "Nabi Musa" merupakan nama sebuah situs di Tepi Barat. Situs ini diyakini juga sebagai makam Nabi Musa AS. 
YouTube Fadlan Abu Ahla ©2021 Merdeka.com
Makam nabi Musa AS diketahui ditandai dengan sebuah bangunan besar yang memiliki banyak kubah. Lokasi makam Nabi Musa AS sendiri berada di Palestina. Lebih tepatnya terletak di 11 km (6,8 mil) selatan Yerikho dan 20 km (12 mil) timur Yerusalem di Gurun Yudea.
Nabi Musa AS
Nabi Musa merupakan salah satu utusan Allah SWT yang hidup di Mesir pada zaman kekejaman Raja Firaun. Salah satu mukjizat dari Allah SWT yang diberikan kepada Nabi Musa adalah kemampuannya membelah lautan. Sehingga dengan mukjizat tersebut beliau dan para pengikutnya mampu menghindar dari kejaran pasukan Firaun."Pukullah lautan itu dengan tongkatmu” Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar". (QS:Asy-Syu’ara Ayat: 63).Setelah lautan terbelah, Nabi Musa dan para pengikutnya bergegas melintasi jalan tersebut. Kemudian disusul Firaun dan pasukannya yang mencoba untuk ikut melintasi jalan yang dilalui Nabi Musa dan pasukannya.
YouTube Fadlan Abu Ahla ©2021 Merdeka.com
Namun lautan telah kembali seperti semula setelah Nabi Musa dan pasukan melewatinya. Firaun dan pengikutnya pun tenggelam. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam salah satu surah, yang artinya:“Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.” (QS:Asy-Syu’araa Ayat: 65-67) Kesabaran serta keteguhan hati Nabi Musa dalam menghadapi raja zalim ini menjadikan beliau termasuk Nabi dan Rasul Ulul Azmi. Kata ulul azmi berasal dari dua kata, yakni ulul dan azmi. Arti dari kata ulu atau uli adalah memiliki, sedangkan azmi berarti tekad atau keteguhan hati yang kuat.
Video Makam Nabi Musa AS
Berikut videonya.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya