Perjuangan Akmal, Jadi Anggota TNI AD Ikuti Jejak Ayah yang Tewas Dibunuh Pria Mabuk
Merdeka.com - Anggota TNI identik dengan postur gagah serta sikap yang tegas dan disiplin. Tak heran jika banyak pemuda pemudi yang bercita-cita menjadi anggota TNI. Salah satunya Akmal Tri Jaya.
Akmal Tri Jaya merupakan salah satu pemuda yang bercita-cita menjadi anggota TNI AD. Setelah melalui perjuangan yang berat, Akmal akhirnya berhasil lolos seleksi bintara TNI AD 2020.
Ternyata, ada kisah mengharukan dibalik perjuangan Akmal. Akmal diketahui meneruskan perjuangan sang ayah yang tewas karena dibunuh pria mabuk.
Berikut kisah selengkapnya.
Ayah Tewas Dibunuh Pria Mabuk
Dilansir dari Liputan6.com, Kapenrem 143/HO Mayor Arm Sumarsono menceritakan kisah haru dari Akmal Tri Jaya. Ayah Akmal adalah seorang Babinsa Koramil 1413-16/Sorawolio Kodim 1413 Buton yang meninggal di tangan pemuda setempat yang mabuk alkohol.
Berdasarkan keterangan Mayor Sumarsono, pelaku pembunuhan atas nama Komang Ilyas tewas saat upaya penangkapan petugas. Komang berusaha melarikan diri ke Kelurahan Karing-Karing, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, pada 19 Mei 2020 lalu.
"Tuhan telah menggariskan di balik kisah tragis orang tuanya yang terbunuh dalam melaksanakan tugas, Akmal meraih kesuksesan untuk melanjutkan pengabdian ayahnya," kata Mayor Sumarsono dalam keterangannya, Sabtu (26/9) kemarin.
"Berkat usaha yang keras dan bekali-kali mendaftar jadi prajurit TNI AD, akhirnya Akmal mewujudkan perjalanan hidupnya yang tragis dan menunaikan janjinya untuk mengangkat harkat dan martabat keluarganya dengan menjadi prajurit TNI AD tahun ini," terangnya.
Ibunda Akmal Dukung Putranya jadi Anggota TNI AD
Ibunda Akmal, Nunung mengaku mendukung cita-cita mulia putranya untuk mengikuti jejak sang ayah menjadi anggota TNI AD."Saya hanya mendukung dan mendoakan Akmal. Alhamdulillah semua karena Allah SWT dan tentunya dorongan dari unsur pimpinan dan rekan-rekan almarhum, dia berhasil mewujudkan cita-cita dan janjinya sebagai prajurit TNI AD," kata Nunung.
Berharap Dapat Menggantikan Mendiang Ayahnya
Nunung berharap, Akmal dapat berhasil mengikuti jejak sang ayah. Ia menilai Akmal memiliki sifat yang mirip dengan ayahnya, yaitu agak keras namun peduli dengan orang lain. "Saya hanya bisa berharap Akmal nanti bisa mengikuti jejak bapaknya, disiplin, dan bertanggung jawab serta sayang sama keluarga," ujarnya.
Usaha Keras Akmal Menjadi Anggota TNI AD
Nunung mengungkapkan jika Akmal berusaha keras untuk menjadi anggota TNI AD. Ia telah berkali-kali mendaftar dan melakukan latihan rutin hingga akhirnya berhasil lolos seleksi bintara TNI AD 2020. "Moga ke depannya dia bisa mewujudkan impiannya, dia ingin merasakan berangkat tugas untuk membela bangsanya, tentara yang jago perang katanya waktu itu," ujar Nunung.
Korem 143/HO Mengirimkan 106 Putra Putri Terbaik Sultra
Pendaftar Calon Bintara PK TNI AD 2020 mencapai 1219 orang. Dengan seleksi ketat dan transparan, Korem 143/HO mengirimkan 106 putra-putra terbaik Sultra untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Makassar, Sulawesi Selatan.Untuk 68 orang asal Sultra yang akan mengikuti pendidikan di Rindam XIV/Hasanudin, rinciannya yaitu asal wilayah Buton 12 orang, Kolaka 28 orang, Kendari 10 orang, dan Muna 18 orang.
(mdk/add)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya