Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Padahal Masih PPKM, Ini Potret Pendemo Anies Berkerumun & Selfie dengan Polisi di KPK

Padahal Masih PPKM, Ini Potret Pendemo Anies Berkerumun & Selfie dengan Polisi di KPK Demo Tolak Gelaran Formula E. Twitter/@ekojhones77 ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi demonstrasi menolak gelaran Formula E kembali terjadi. Sejumlah massa yang mengatasnamakan diri sebagai kelompok 'Jakarta Bergerak' menggelar aksi di depan gedung DPRD DKI Jakarta serta kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Massa menuntut agar rencana perhelatan Formula E dibatalkan. Puluhan demonstran datang untuk menyampaikan aspirasinya di tengah masa PPKM hingga menyebabkan kerumunan. Simak informasi selengkapnya:

Demo Tolak Formula E

Demonstran yang mengatasnamakan diri sebagai kelompok 'Jakarta Bergerak' itu mendatangi kantor DPRD DKI Jakarta di Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Senin, (16/9) lalu.

Demo tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan. Tuntutan demo pertama dan kedua sama, yaitu ingin agar pemerintah membatalkan perhelatan Formula E yang diadakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Koordinator Lapangan Aksi Jakarta Bergerak, Siska mengatakan, ia dan para demonstran datang untuk mewakili masyarakat yang merasa kecewa dan sakit hati. Karena, dana yang seharusnya bisa digunakan untuk pemulihan ekonomi justru dipakai untuk menggelar Formula E.

"Pandemi masih panjang, perut perlu makan. Bukan masalah balapan mobil yang diutamakan," ungkapnya saat ditemui di depan gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Senin (13/9/2021).

Datang ke KPK

Usai menggelar aksi di kantor DPRD DKI, massa kemudian bergerak menuju gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kericuhan sempat sedikit terjadi saat massa dilarang untuk memasuki area gedung oleh petugas keamanan.

Dalam foto yang beredar, puluhan massa datang membawa spanduk bertuliskan 'Wanted, KPK Mana Nyalimu?' Kedatangan para demonstran itupun lantas menimbulkan kerumunan.

demo tolak gelaran formula e

Twitter/@ekojhones77 ©2021 Merdeka.com

Demonstran Berfoto dengan Polisi

demo tolak gelaran formula e

Twitter/@ekojhones77 ©2021 Merdeka.com

Yang jadi sorotan, aksi demo tersebut justru diselenggarakan di tengah pemberlakuan PPKM. Padahal, salah satu aturan yang perlu ditaati masyarakat ialah larangan untuk berkerumun. Melansir dari cuitan di akun Twitter @ekojhones77, sejumlah demonstran juga tertangkap kamera tengah asyik berfoto dengan petugas polisi yang berjaga tanpa dibubarkan. Merespons aksi demo tersebut, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar pengaduan lebih baik dilayangkan secara online mengingat Jakarta masih dalam masa PPKM.Dibanding melakukan aksi turun ke jalan dan menyebabkan kerumunan, masyarakat diminta untuk lebih memanfaatkan saluran daring pengaduan masyarakat KPK atau yang dikenal dengan "KPK Whistleblower's System" (KWS) melalui http://kws.kpk.go.id.

Gw heran deh petani mengangkat poster minta diperhatiin ama pak @jokowi harus ditangkep kemudian mahasiswa yang bentangin poster minta perbaiki KPK ditangkap lah ini mereka showtime demo Anies Baswedan malah diajakin selfi segala...harus dibedain ya perlakuanya? pic.twitter.com/A7rMnb1Ov4

— Eko Jhones (@ekojhones77) September 14, 2021

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP