Orangtua Tak Perlu Panik, Ini Panduan saat Anak Mulai PTM
Merdeka.com - Akhir Agustus lalu, pemerintah kian mendorong penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Hal ini dilatarbelakangi dengan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air yang terus menunjukkan tren perbaikan.
"Situasi penanganan pandemi terus menunjukkan tren perbaikan, khususnya di Jawa dan Bali. Karena itu, pemerintah tidak ingin menunda lagi untuk mempercepat pembukaan proses PTM terbatas di wilayah yang sudah menerapkan PPKM Level 1, 2, dan 3 secara bertahap," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Sabtu (4/9).
Namun, tak sedikit dari para orangtua yang merasa khawatir dengan aktivitas putra putrinya untuk dilepas kembali bersekolah di tengah pandemi. Tak perlu risau, ketahui beberapa tips berikut ini.
Melansir dari buku 'Panduan Orangtua dalam Menghadapi PTM' oleh Satgas Covid-19 2021, berikut ulasan selengkapnya.
Kebijakan PTM
PTM disebut menjadi satu solusi di tengah terpuruknya situasi pendidikan saat pandemi. Hal ini perlu dilakukan lantaran beberapa alasan.
Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dianggap rentan menyebabkan terjadi lost generation. Pelajar yang terus menerus berada di dalam situasi PJJ juga rentan untuk mengalami penurunan minat belajar, membaca dan jenuh.
Sementara itu, pemberlakuan PTM dianggap mampu mengoptimalkan kemampuan akademis serta pembentukan karakter anak. Mengingat pada usianya saat ini, pelajar masih membutuhkan interaksi dan diskusi secara langsung dengan pendidik serta teman sebaya.
Tips Bagi OrangtuaGuna memastikan putra putrinya tetap aman saat PTM, orangtua wajib melakukan berbagai hal untuk menunjang kesiapan anak. Berikut beberapa langkah yang dapat ditempuh para orangtua sebelum, saat perjalanan dan tiba di sekolah, hingga anak kembali ke rumah:
1. Sebelum Berangkat Sekolah
2. Perjalanan & Tiba di Sekolah
3. Tiba di Rumah
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya