Mengaku Tentara Pria Ini Tak Berkutik Diminta KTA TNI, Ternyata Maling Laptop
Merdeka.com - Seorang pria berbadan tegap mengaku-ngaku sebagai anggota TNI. Dia tak berkutik saat dimintai Kartu Tanda Anggota (KTA) oleh polisi.
Pria yang awalnya mengaku sebagai bagian dari kesatuan bantuan tempur Artileri Medan (armed) Sulawesi Utara itu, ternyata merupakan seorang pelaku pencurian. Berikut ulasannya:
Pria Ngaku Anggota TNI

Youtube/iNews Magazine ©2021 Merdeka.com
Melansir dari video di akun Youtube iNews Magazine, anggota Timsus Polda Sulawesi Selatan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pencurian. Mereka bergerak setelah mendapat laporan soal lokasi target yang berada di daerah Makassar.
Kanit Timsus Polda Sulses Ipda Arten Puang Baso bahkan ikut turun langsung ke lokasi. Kepada Arten, pria berbadan tegap memakai kaos berwarna hitam dan hijau army itu sempat mengaku sebagai seorang anggota TNI.

Youtube/iNews Magazine ©2021 Merdeka.com
"Anda anggota? Ada yang saya cari juga di sini," kata Kanit Timsus Polda Sulses Ipda Arten Puang Baso.
"Iya. Kenapa bang?" jawab target.
Mengaku sebagai Bagian dari Armed
Saat Ipda Arten menyebut dirinya merupakan anggota polisi dari Polda Sulsel, target sempat terlihat sedikit kaget dan gugup. "Saya juga dari Polda ini pak, Anda darimana? Masnya anggota ya? Di satuan mana?" tanya Arten.

Youtube/iNews Magazine ©2021 Merdeka.com
Pria tersebut sempat mengaku bahwa dirinya merupakan anggota dari satuan Artileri Medan (armed) Sulawesi Utara. Namun, target tak lagi bisa berkutik saat ia diminta untuk menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai TNI.
Langsung Disergap
Setelah target terlihat terpojok, para anggota dari Polda pun langsung mengamankan pria tersebut. "Ternyata yang kemudian kami meminta KTA-nya ternyata dia mengaku bahwa di hanya ngaku-ngaku saja 'saya bukan anggota, saya orang umum'," ungkap Arten.

Youtube/iNews Magazine ©2021 Merdeka.com
Ternyata Maling Laptop
Rupanya pria itu pelaku pencurian yang sedang dalam daftar pengejaran. Setelah ditangkap, polisi pun langsung mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Sehingga kami amankan kami bawa pos untuk lakukan interogasi, dan ternyata benar dia telah melakukan pencurian tersebut," pungkas Arten. Setelah diinterogasi, diketahui bahwa pelaku akhirnya mengakui perbuatannya karena telah mencuri 1 unit laptop dan menjualnya seharga Rp2 juta.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya