Melihat Pohon Natal Moodjar Asli Australia, Hanya Mekar Jelang 25 Desember
Merdeka.com - Pohon Natal biasanya identik dengan Hari Raya Umat Kristiani yakni Hari Natal. Biasanya, di hari Natal orang-orang akan berlomba menghias pohon cemara dengan berbagai pernak-pernik dan lampu.
Namun, di Australia ternyata ada jenis pohon yang memiliki bunga dan bermekaran hanya menjelang Natal. Pohon yang juga dikenal dengan nama Nuytsia floribunda atau Pohon Natal Moodjar ini akan mekar dalam cuaca tertentu yang biasanya terjadi pada hari-hari sebelum Natal.
Bagi penduduk suku Aborigin, pohon ini pun memiliki cerita tersendiri. Simak ulasan selengkapnya:
Pohon Natal Moodjar
Bunga berwarna orange cerah biasanya akan mulai bermekaran di poho Nuytsia floribunda, atau Pohon Natal Moodjar, di Australia Barat sekitar bulan Desember setiap tahun. Uniknya, bunga-bunga ini hanya keluar dalam cuaca tertentu yang biasanya terjadi pada hari-hari sebelum Natal.
Bagi penduduk Aborigin, bunga ini memiliki cerita tersendiri. Melansir dari laman Liputan6, disebutkan jika penduduk setempat percaya jika bunga-bunga yang hanya bermekaran menjelang natal itu adalah roh-roh para leluhur.

Foto: www.abc.net.au ©2022 Merdeka.com
"Setahun sekali roh-roh mereka kembali mengunjungi kami, dalam bentuk bunga-bunga yang mekar itu," kata tetua suku Noongar, Ken Ninyette dikutip dari laman Liputan6 (25/12/2022).
Hanya Mekar Pada Bulan Desember
Pakar ekofisiologi Profesor Hans Lambers menjelaskan Pohon Natal Moodjar mengukur suhu dan kenaikan temperatur di siang hari untuk menentukan kapan waktunya berbunga."Saat suhu naik dan durasi siang hari bertambah, maka akan memicu untuk bermekaran," jelasnya.

Foto: www.abc.net.au ©2022 Merdeka.com
Proses ini biasanya terjadi sekitar bulan Desember, karena itu dinamai dengan Pohon Natal asli Australia. Lain sumber juga mengatakan, jika pohon ini berasal dari keluarga yang sama dengan tanaman mistletoe, salah satu jenis tanaman yang identik dengan Hari Natal.Namun berbeda dengan mistletoe, di mana satu tanaman menempel pada cabang, pohon moodjar menempel di bawah tanah ke berbagai tanaman inang berbeda.
Sejarah Pohon Natal
Sejarah pohon natal sendiri dimulai dari abad ke-16 di Jerman. Profesor etnologi Eropa bernama Ingeborg Weber-Keller mengidentifikasi pohon Natal pertama kali digunakan di Bremen pada tahun 1570 oleh serikat buruh.Di sumber lain, menyebut jika sejarah pohon natal bermula ketika seorang peserta magang penjahit membawa pohon yang dihiasi apel dan keju pada tahun 1597. Martin Luther dipercaya sebagai orang pertama yang meletakkan lilin ke pohon Natal. Saat itu, ia sedang dalam perjalanan pulang di musim dingin setelah menyusun khotbah. Namun, di tengah perjalanan ia terkagum-kagum dengan pepohonan evergreen yang seperti cemara.Untuk menunjukkan kepada keluarganya, ia pun membawa sebuah pohon kerumahnya dan mengikatkan lilin-lilin pada dahan pohon tersebut. Tradisi menghias pohon natal ini pun kemudian menyebar sampai ke beberapa negara seperti Austria, Prancis, dan Inggris. Kala itu, mulanya hanya keluarga kerajaan Inggris saja yang menggunakan pohon Natal di dalam rumahnya. Namun di tahun 1847, Pangeran Albert memberikan banyak pohon Natal ke sekolah-sekolah dan juga barak militer saat Natal. Hal itu akhirnya juga populer di antara kaum elit di Amerika Serikat. Perlahan pohon natal pun mulai menjadi tradisi di Amerika dan kini diterapkan juga hampir di seluruh dunia setiap Natal.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya