Kisah Pilot Sudah Jarang Terbang, Akhirnya Banting Stir Jualan Bubur Ayam
Merdeka.com - Baru-baru ini seorang pilot membagikan kisahnya melalui video singkat di media sosial. Pilot tersebut mengaku terkena dampak pandemi Covid-19 sehingga jam terbang berkurang.
Pilot bernamaRonald Darmadi kemudian putar otak untuk kelangsungan hidup. Dia memilih berjualan bubur di tengah sepinya jadwal terbang.
Berikut ulasannya.
Dulu, Pilot jadi Profesi Utama

Instagram @pegawai.kece ©2021 Merdeka.com
Melansir dari laman Instagram akun @pegawai.kece, akun tersebut membagikan video singkat seorang pilot bernama Ronald Darmadi. Sebelumnya ia aktif dengan pekerjaan utama sebagai pilot dari maskapai Sriwijaya Air.
Deretan potret saat mengemudikan pesawat dan berseragam diunggah. Sosok gagah dan tampan Ronald pun ikut mencuri perhatian. Ditambah lagi, dengan sepak terjangnya dalam menghadapi pandemi Covid-19 terhadap ekonomi keluarga.
"Buat saudara-saudaraku diluaran sana yang lagi patah semangatnya.... percayalah... usaha tidak akan menghianati hasil," tulisnya dalam caption.
Coba-Coba Jualan Bubur

Instagram @pegawai.kece ©2021 Merdeka.com
Sepinya jadwal penerbangan mempengaruhi kondisi ekonomi Ronald. Dia kemudian mencoba berjualan bubur dari rumah. Tak disangka, ternyata buburnya banyak laku keras sampai dijajakan secara online.
"Setelah Covid-19, coba jualan bubur dari rumah saja. Tapi ternyata banyak banget peminatnya," terangnya dalam badan video.
Miliki 60 Cabang

Instagram @pegawai.kece ©2021 Merdeka.com
Ronald ternyata mampu menapaki terjalnya dunia bisnis makanan. Dalam kurun yang cukup singkat, satu tahun di pandemi Covid-19 ia sudah bisa melahirkan 60 cabang usaha buburnya di Tanah Air.
"Akhirnya buka franchise. Jalan setahun sudah ada 60 cabang se-Indonesia. Thank God sudah diberi jalan," pungkasnya.
Video Pilot Banting Stir Jualan Bubur Ayam
Berikut videonya.
View this post on Instagram (mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya