Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kesaksian Sopir Kontainer Dipukuli Pengendara Pajero Arogan, Kepala Ditodong Pistol

Kesaksian Sopir Kontainer Dipukuli Pengendara Pajero Arogan, Kepala Ditodong Pistol Sopir Kontainer Dipukuli Pengendara Pajero Arogan. Instagram @tnilovers18 ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Telah terjadi penganiayaan di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara, pada Sabtu (26/6) kemarin. Penganiayaan itu dilakukan oleh seorang pengemudi mobil merek Pajero kepada seorang sopir truk kontainer.

Mobil hitam dengan nomor polisi B 1861 QH itu kini masih diburu pihak berwajib. Diduga penganiayaan terjadi lantaran pria pengendara Pajero tak terima terhadap sopir kontainer.

Bahkan pria tersebut tak segan memecah kaca truk, serta menodongkan pistol ke sang sopir. Berikut kesaksian lengkap sopir truk kontainer yang menjadi korban? Berikut ulasannya.

Mobil Pajero Rem Mendadak

Sopir truk kontainer mengungkapkan kesaksiannya atas awal mula kejadian penganiayaan dan penodongan pistol kepada dirinya yang dilakukan pengemudi Pajero dengan nomor polisi B 1861 QH. Menurutnya pengendara Pajero itu tak terima diklakson olehnya. Padahal klakson dibunyikan atas tindakan si pengendara Pajero yang telah membuatnya kaget karena belok dan mengerem mendadak.

sopir kontainer dipukuli pengendara pajero arogan

Instagram @tnilovers18 ©2021 Merdeka.com

Karena tak terima, pengendara Pajero itu keluar mobil dan memanjat pintu truk.

"Gara-garanya cuma mengklakson doang. Enggak nabrak sama sekali, lecet pun. Sebenarnya dia yang salah, tiba-tiba buang (belok) ke kiri ya saya klakson dong," kata Egi, sopir truk kontainer seperti dikutip dari laman Instagram akun @tnilovers18.

Menganiaya dan Memecah Kaca Truk

sopir kontainer dipukuli pengendara pajero arogan

Instagram @tnilovers18 ©2021 Merdeka.com

Dalam video yang beredar, sekian kali pria itu memukul Egi sang sopir truk kontainer. Aksinya sempat dilerai oleh warga.

Namun pria tersebut kembali naik ke pintu truk. Ia memecah kaca depan truk. Kemudian melayangkan pukulan lagi ke arah Egi.

"Kalau misalkan saya tabrak ya hancur dong mobil dia. Dia ngomong kasar gitu, langsung mukul. Habis mukulin langsung kaca yang dipecahin," imbuhnya.

Dikejar dan Dipukuli Pakai Tongkat

pengendara pajero arogan hantam sopir kontainer tanpa ampun kaca truk dipecah

Instagram @tnilovers18 /©2021 Merdeka.com

Mengetahui bahwa pengemudi Pajero itu membawa pistol, Egi pun kian takut. Ia memilih kabur dan dikejar. Tapi sayang pengendara Pajero itu bisa memberhentikannya dan kembali melayangkan pukulan.

"Awalnya pakai nodong pakai pistol. Habis kejar-kejaran, kena lagi saya. Baru saya dipukulin pakai tongkat. Enggak sempat nembak," papar Egi.

Ditodong Pistol ke Wajah

Pria arogan itu tak segan menodongkan senjata api ke arah wajah Egi. Lantaran takut ditembak, ia pun memilih kabur dan segera melapor ke kantor polisi.Selain itu ia meminta surat bukti visum dari rumah sakit. Wajahnya mengalami sejumlah luka dan memar.

"Saya takut sama pistol, makanya saya kabur. Ditodong ke muka saya, pas kaca. Takut ditembak makanya saya kabur. Habis bikin laporan ke Polres sama dari UGD RS," pungkas Egi.

sopir kontainer dipukuli pengendara pajero arogan

Instagram @tnilovers18 ©2021 Merdeka.com

Melansir dari laman Instagram akun @tnilovers18, plat QH umumnya digunakan oleh petinggi atau petugas kepolisian. Sementara kode QZ, sama halnya dengan QH dan RFP, yakni plat yang digunakan dalam keperluan kepolisian.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP