Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenali 3M dan 3T Agar Vaksin Covid-19 Bekerja Optimal

Kenali 3M dan 3T Agar Vaksin Covid-19 Bekerja Optimal Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Vaksin Covid-19 kini telah tiba di Tanah Air dan siap menjadi salah satu solusi mewabahnya virus mematikan di seluruh dunia tersebut. Kendati vaksin telah hadir, namun banyak upaya yang masih perlu dilakukan oleh masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk meredam kasus Covid-19 di Indonesia.

Salah satunya yakni dengan mendukung strategi 3M dan 3T yang telah banyak disampaikan Satgas Covid-19 di Ibukota. Masing-masing dari slogan tersebut memiliki arti dan makna tersendiri.

Bagi masyarakat, mungkin slogan 3M terdengar lebih familiar. Sebab, 3M tersebut seringkali disosialisasikan sebagai bentuk dari upaya yang harus diusahakan bersama-sama. Lantas, apa sebenarnya 3T itu sendiri?

Berikut makna 3M dan 3T yang berhasil dirangkum dari laman covid19.go.id.

3M dan 3T Bantu Optimalisasi Vaksin

Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Budi Gunadi Sadikin menuturkan, vaksin merupakan salah satu dari tiga strategi yang digunakan untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19.

Melalui pernyataan itu, jelas bahwa vaksin Covid-19 tidak mampu bekerja secara maksimal jika tak dilakukan dua strategi lainnya. Dua hal itu tak lain adalah penerapan perilaku 3M dan 3T.

“Oleh karena itu, saya menekankan bahwa seluruh masyarakat harus memahami, ketiganya harus dilakukan secara bersamaan, tidak bisa hanya salah satu. Kita harus melakukan 3M, 3T, meningkatkan kemampuan perawatan RS kita dan mendapatkan vaksin untuk disuntikkan kepada masyarakat,” terangnya melalui keterangan pers, Senin (7/12).

Kenali 3M

Secara lebih rinci, strategi 3M tersebut tak lain adalah singkatan dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Penggunaan masker merupakan suatu hal yang wajib untuk dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus melalui droplets manusia.

Mencuci tangan sendiri tak lain merupakan langkah yang juga harus rajin diterapkan, terutama setelah banyak berinteraksi dan melakukan kegiatan di luar ruangan. Sebab, tangan disinyalir merupakan media yang tepat untuk menularkan virus.

Menjaga jarak juga merupakan langkah yang tepat untuk mengurangi interaksi dan kontak langsung antara satu orang dan lainnya. Sebab, hingga kini Covid-19 disebut dapat saja menempel di berbagai permukaan barang seperti pakaian dan lain sebagainya.

Pahami 3T

Selain 3M, strategi yang juga harus dipahami oleh masyarakat adalah 3T yakni testing, tracing, dan treatment. Tracing tak lain merupakan sebutan bagi proses penelusuran riwayat kontak dengan para pasien Covid-19. Hal ini bertujuan untuk semaksimal mungkin memutus mata rantai penyebaran virus dan menekan timbulnya kasus baru.

Testing merupakan langkah kedua setelah dilakukannya proses tracing atau penelusuran. Kini, banyak metode testing untuk mendeteksi virus, di antaranya yakni PCR, swab test, hingga antigen. Langkah yang terakhir adalah treatment atau pengobatan. Hal ini pun juga perlu didukung oleh pihak terkait seperti tenaga medis hingga individu yang terinfeksi virus itu sendiri.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP