Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Pertama, Sekeluarga di Uni Emirat Arab Terserang Virus Corona

Kasus Pertama, Sekeluarga di Uni Emirat Arab Terserang Virus Corona Uni Emirat Arab. reuters.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Uni Emirat Arab mengumumkan kasus pertama virus corona. Itu berarti hingga saat ini sudah ada 18 negara di luar China yang terjangkit virus corona baru (2019-nCov). Virus mematikan itu setidaknya sudah menelan korban sekitar 106 jiwa.

"Kementerian Kesehatan dan Pencegahan UEA mengumumkan kasus virus corona baru yang menyerang orang-orang dari satu keluarga yang datang dari kota Wuhan di China," demikian dilansir dari Aljazeera, Rabu (29/1).

Kasus Pertama Virus Corona Baru

Melansir dari Reuters, Rabu (29/1), keluarga di Uni Emirat Arab didiagnosis terinfeksi virus corona baru. Menurut Kementerian Kesehatan setempat, keluarga ini datang dari pusat Kota Wuhan di China.

korban virus corona

2020 Merdeka.com

Kondisi ini merupakan kasus pertama virus corona yang dikonfirmasi di Uni Emirat Arab. Sayangnya, dari pihak Kementerian Kesehatan tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai jumlah pasien yang terjangkit virus mematikan ini.

Berada di Bawah Pengawasan Medis

Kendati begitu, pasien yang terjangkit virus corona sedang berada di bawah pengawasan medis. Dilansir dari Channel News Asia, Rabu (29/1), kondisi mereka cukup stabil. Namun, pemerintah juga tidak mengatakan keluarga yang terjangkit virus corona berada di rumah sakit mana."Kondisi kesehatan mereka yang terkena dampak stabil dan berada di bawah pengawasan medis," ujar Kementerian Kesehatan setempat.

Penumpang Asal China Diperiksa di Bandara

Melansir dari Reuters, sejumlah bandara utama Uni Emirat Arab di Dubai dan Abu Dhabi melakukan pemeriksaan menyeluruh pada penumpang terutama berasal dari China. Tindakan pencegahan yang diambil oleh bandara itu juga telah dilakukan sejak pekan lalu.emirates

Channel News Asia 2020 Merdeka.com

Hal ini lantaran, turis asal China kerap berkunjung ke UEA. Melansir dari Channel News Asia, setidaknya sekitar 3,6 juta penumpang asal China melakukan transit di bandara utama Emirat pada tahun 2019. Sementara, sekitar 989.000 turis China memadati Uni Emirat Arab pada tahun 2019 lalu.

Maskapai UEA Mengurangi Penerbangan ke China

Kekhawatiran akan wabah virus corona baru (2019-nCov) ini mendorong langkah pengurangan jam terbang. Maskapai penerbangan asal UEA memutuskan untuk mengurangi penerbangan ke China. Melansir dari Reuters, Emirates mengatakan pada Rabu (29/1) jika penerbangannya tetap akan beroperasi secara normal. Tidak hanya itu saja, DP World Dubai juga menjadi salah satu perusahaan di seluruh dunia yang membatasi perjalanan karyawannya ke China.

Telah Mengambil Tindakan Pencegahan

Dilansir dari Channel News Asia, Kementerian Kesehatan UEA telah mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan. Tindakan itu juga sesuai dengan standar yang disetujui dan sepakati oleh WHO (Organisasi Kesehatan Dunia).islands dubai uni emirat arab

2016 Merdeka.com

Lebih lanjut dikatakan, sistem kesehatan negara UEA sudah bekerja sangat efisien. Kementerian Kesehatan juga sudah mengikuti dengan cermat situasi yang berkembang. Pihaknya akan terus menjamin kesehatan dan keselamatan semua warga negaranya.

Data Terkini Korban Virus Wuhan

Hingga Selasa (28/1) pukul 18.20, setidaknya sudah ada sekitar 4.515 kasus virus corona di China. Dari angka tersebut, 106 pasien virus corona meninggal dunia. korban virus corona

2020 Merdeka.com

Ya, wabah ini pertama kali muncul pada 31 Desember 2019 lalu. Virus corona baru ini bermula di Kota Wuhan , Provinsi Hubei. Pemerintah China sendiri hingga kini masih berupaya menangani wabah virus mematikan ini.

Negara Terinfeksi Virus Corona Baru

Tidak hanya di China, sejumlah negara juga sudah terinfeksi virus corona baru (2019-nCoV). Setidaknya sudah ada 60 kasus di 17 lokasi yang berbeda. Berikut data terbarunya:

negara terkena wabah virus corona

CNN

  1. Hong Kong: 8 kasus
  2. Thailand: 8 kasus
  3. Makau: 5 Kasus
  4. Amerika Serikat: 5 kasus (1 kasus di Negara Bagian Washington, 2 kasus di California, 1 kasus di Arizona dan 1 kasus di Illinois)
  5. Singapura: 5 kasus
  6. Australia: 5 kasus
  7. Taiwan: 4 kasus
  8. Korea Selatan: 4 kasus
  9. Jepang: 4 kasus
  10. Malaysia: 4 kasus
  11. Prancis: 3 kasus
  12. Vietnam: 2 kasus
  13. Kamboja: 1 kasus
  14. Sri Lanka: 1 kasus
  15. Nepal: 1 kasus
  16. Jerman: 1 kasus
  17. Kanada: 1 kasus
  18. Uni Emirat Arab: Belum diketahui

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP