Ini Pidato Berapi-api Raja Faisal soal Pembebasan Masjidil Aqsa, Merinding Dengarnya
Merdeka.com - Mendiang Raja Faisal 'Abdul 'Aziz bin 'Abdurrahman as-Saud merupakan anak ke-tiga dari Raja 'Abdul 'Aziz bin 'Abdurrahman as-Saud, yakni raja pertama Arab Saudi dari kalangan Bani Suud. Raja 'Abdul 'Aziz pun merupakan raja yang memproklamasikan berdirinya Negara Monarki Arab Saudi.
Raja Faisal dikenal sebagai raja Arab Saudi yang sangat saleh dan memegang prinsip-prinsip Islam dalam memimpin. Dia juga dikenal sebagai pembela rakyat Palestina dan Masjidil Aqsa.
Sesaat sebelum dirinya wafat, dia sempat memberikan sebuah pidato yang begitu menggemparkan dan membuat umat Islam bergetar. Pidatonya kala itu soal pembebasan Palestina dan Masjidil Aqsa yang diduduki oleh zionis Israel pasca kekalahan negara-negara Arab dalam perang 6 hari.
Pidatonya membuat siapapun yang mendengar akan merinding. Penasaran? Ini videonya.
Membela Masjidil Aqsa Sebagai Warisan Umat Islam
Sebelum dirinya wafat, Raja Faisal sempat memberikan secuil pidato tentang pembebasan masjid Al-Aqsha yang merupakan warisan umat Islam. Seperti diketahui, pasca perang Arab-Israel, wilayah Yerusalem yang mana di dalamnya ada Masjidil Aqsa dikuasai oleh zionis Israel.

Youtube/Cordova Media ©2021 Merdeka.com
"Hanya dengan seruan Islam! Seruan untuk berjihad di jalan Allah, untuk membela warisan suci dan tempat kehormatan kita!," serunya dalam momen berpidato kala itu seperti nampak dalam tayangan unggahan saluran Youtube Cordova Media.
Memohon kepada Allah Agar bisa Mati di Jalan-Nya
Begitu mencintai agama Islam dan sangat ingin membebaskan masjidil Aqsa dari zionis Israel, ia pun berdoa dan meminta kepada sang khalik. Ia berharap dan memohon pada Allah SWT agar yang Kuasa mencatat kematian dirinya yang berjuang di jalan membela Islam.

Youtube/Cordova Media ©2021 Merdeka.com
"Aku memohon kepada Allah SWT, jika Dia telah catat kematianku, agar Dia catat bagiku kematian sebagai syahid di jalan-Nya," ungkapnya.
Sempat Meminta Maaf kepada Seluruh Umat Islam
Sebelum mengakhiri pidatonya tentang pembebasan Masjidil Aqsa, ia sempat menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh umat Islam. Raja Faisal meminta maaf karena pidatonya begitu menggebu-gebu karena ia merasa begitu emosi lantaran tak terima melihat Masjidil Aqsa dihinakan oleh zionis Israel.

Youtube/Cordova Media ©2021 Merdeka.com
"Wahai saudaraku, aku memohon maaf jika kalian terbebani dengan emosiku ini, maka sungguh ketika ku teringat pada warisan mulia dan tempat suci milik kita yang dilanggar, dinodai dan dilakukan berbagai tindakan tak terhormat di dalamnya, tindak yang melanggar aturan Tuhan, dan tindakan tak bermoral," lanjut dia dengan suara yang terdengar menahan tangis.
Doa Tulusnya Sebelum Wafat
Dalam pidato yang sama ia juga mengaku tengah berdoa dengan tulus, jika Allah SWT belum mengizinkannya untuk berjihad maka ia rela dicabut nyawanya. Tak lama kemudian usai momen memberikan pidato, Raja Faisal kembali ke pangkuan Allah SWT lantaran dibunuh dengan cara ditembak oleh keponakannya sendiri yang baru pulang dari Amerika Serikat.

Youtube/Cordova Media ©2021 Merdeka.com
"Maka sungguh, aku berdoa kepada Allah dengan tulus, jika Allah belum tetapkan kita untuk berjihad, dan membebaskan tempat-tempat suci itu, agar dia tidak izinkan saja aku untuk tetap hidup meskipun sesaat," pungkas dia.
Video
Berikut adalah video selengkapnya:
(mdk/bil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya