Hoaks Omicron Muncul di Dunia Sejak Juli 2021
Merdeka.com - World Health Organization (WHO) memperingatkan seluruh negara di dunia dengan munculnya varian Omicron. Varian dengan nama B.1.1.529 tersebut dilaporkan kemunculannya di kawasan Afrika Selatan pada akhir November 2021.
Hal itu merujuk dari meningkatnya kasus positif Covid-19 di kawasan setempat. Salah satunya, Zimbabwe menjadi negara yang mengalami lonjakan rawat inap pasien Covid-19.
Per 9 Desember 2021 lalu, Omicron telah menjangkiti 57 negara di dunia. Munculnya Omicron disebut telah terjadi sejak pertengahan tahun 2021. Lantas, bagaimana fakta yang sebenarnya? Berikut ulasan selengkapnya,
Muncul Hoaks
Belum lama ini, muncul sebuah tulisan dari seorang pemilik akun Twitter @Stacey_rudin yang menyertakan artikel dengan judul "Explainer: This is how scientists detect new variants of COVID-19" .
Artikel milik World Economic Forum (WEF) yang tak lain merupakan laporan tersebut memang benar adanya dipublikasikan pada 12 Juli 2021. Hal ini pun menuai kebingungan publik, sebab varian baru disebut dalam artikel terkait.
"They’re starting to make mistakes. WHO just said that 'Omicron' was first reported by South Africa on 11/24/21. However, WEF reported this EXACT same 'variant'—B.1.1.529, out of South Africa—way back in July. Oops," tulisnya, demikian dikutip dari Reuters.
Cuitan tersebut lantas menyebar dan menyebabkan disinformasi publik. Tak sedikit yang lantas mempertanyakan hingga menyimpulkan jika Omicron telah muncul di dunia sejak Juli lalu.
Ungkap FaktaFaktanya, klaim Omicron yang dianggap muncul pada Juli lalu merupakan sebuah kekeliruan semata. Artikel milik WEF tersebut memang memunculkan istilah varian B.1.1.529.
Namun, bagian awal dalam artikel tersebut sebenarnya telah dimuat keterangan telah disunting terakhir kali pada 26 November lalu. Namun, secara lengkap, tidak ada informasi mengenai varian baru tersebut.
Artikel milik WEF tersebut secara lengkap baru memunculkan keterangan Omicron pada 26 November 2021. Sehingga, anggapan mengenai kemunculan Omicron pada pertengahan tahun tersebut tentu salah dan tidak dapat dibenarkan untuk disebarkan sebagai informasi kepada publik.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya