Harus Diwaspadai, 6 Kesalahan Saat Mencuci Tangan
Merdeka.com - Mencuci tangan menjadi hal yang diharuskan demi menjaga kesehatan selama masa pandemi Covid-19. Salah satu kebiasaan baru yang kerap digaungkan dan mulai diterapkan di berbagai tempat umum.
Kendati demikian, masih ada yang melakukannya secara asal-asalan, karena dikejar waktu atau kesibukan. Alih-alin menjaga kebersihan, malah dikhawatirkan bisa menimbulkan bakteri lain.
Mencuci tangan bisa menghindarkan kita dari masalah kesehatan, dari yang sangat ringan hingga yang berat. Oleh sebab itu, sebaiknya dilakukan dengan benar dan serius untuk menghilangkan bakteri yang mungkin menempel.
Terdapat sejumlah kesalahan saat mencuci tangan yang mungkin Anda lakukan sehari-hari tanpa disadari. Dilansir dari Times of India, berikut kesalahan yang patut diwaspadai saat mencuci tangan.
Mencuci Tangan Terlalu Cepat

©shutterstock.com/lyf1
Sebuah penelitian terbaru oleh Michigan State University, mengatakan bahwa 95 persen orang terlalu sebentar mencuci tangan untuk bisa membunuh kuman secara efektif.
Disarankan untuk mencuci tangan selama 20 detik, supaya kuman hilang. Sedangkan rata-rata hasil studi, seseorang hanya mencuci tangan sekitar 6 detik saja.
Mencuci Sekadarnya
Kesalahan mencuci tangan selanjutnya, sekedar mengusap telapak tangan saja. Hanya mencuci telapak dengan sabun itu tidak cukup. Karena kuman bisa saja bersembunyi di bawah kuku atau di antara jari, serta punggung tangan.
Sebaiknya cuci seluruh bagian tangan secara seksama, serta dengan cukup kencang untuk menghilangkan kotoran dan mikroba dari kulit.

cara mencuci tangan ©2020 Merdeka.com
Tangan Kurang Kering
Meskipun Anda sudah mencuci tangan dengan baik dan benar, terkadang ada kesalahan di saat mengeringkan. Usai dicuci, alangkah baiknya segera dikeringkan dengan tisu kertas atau alat pengering. Membantu tangan jadi kering dan tidak tertular kuman.
Sebab saat tangan dalam kondisi lembap, maka lebih mudah bagi kuman untuk muncul dan bertahan di tangan. Bila khawatir dengan kondisi tangan, Anda bisa mengoleskan krim tangan usai dicuci.
Hanya Cuci Tangan Setelah dari Kamar Mandi Saja
Sekedar mencuci tangan setelah dari kamar mandi, merupakan hal yang tidak tepat. Karena ada banyak benda yang dikhawatirkan bisa membuatmu berpotensi terkena kuman dan bakteri.
Sebaiknya segera mencuci tangan secara teratur. Terutama pada saat perubahan musim seperti saat ini.

©2020 Merdeka.com
Menggunakan Sabun dari Wadah Isi Ulang
Salah satu hal yang kerap luput berikutnya ialah dispenser atau wadah sabun. Terkadang karena dibiarkan begitu saja di kamar mandi atau wastafel, bisa menjadi sarang persebaran bakteri.
Sebaiknya, sebelum digunakan kembali, cuci bersih terlebih dahulu. Penggunaan wadah yang jarang dibersihkan, bisa menyebabkan bakteri dan kuman lain berpindah ke tangan saat sabun digunakan.
Menyentuh Hal Lain setelah Mencuci Tangan
Kini sudah banyak alat mencuci tangan yang memudahkan masyarakat, seperti menggunakan pedal injak saat mengalirkan air.
Karena kesalahan saat mencuci tangan selanjutnya bisa berasal dari keran atau wastafel. Setelah mencuci tangan, menyentuh benda itu lagi, bisa membuat upayamu menghilangkan kuman dan bakteri menjadi gagal. Alternatif lain, bisa lapisi tanganmu menggunakan kertas tisu terlebih dahulu.
Sejumlah kesalahan tersebut rentan membuat upaya mencuci tangan menjadi sia-sia. Selalu menjaga kesehatan, kebersihan dan selalu berpikir positif akan membantu Anda meningkatkan imunitas.
(mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya