Eks Napi Ungkap Tahanan Pedofil Wajib Habis Dalam Penjara, Dipelonco & Babak Belur
Merdeka.com - Tak dapat dipungkiri, kehidupan di penjara tanah air memang keras dan mengerikan. Bahkan kasus perpeloncoan seakan dianggap lumrah, demi bisa bertahan hidup di sana.
Tak jarang pula orang berusaha keras untuk keluar dari peliknya hidup di balik jeruji besi. Seorang mantan narapidana perampokan menceritakan masa kelamnya saat di penjara.
Pablo, nama samaran dari pria mantan napi ini menceritakan salah seorang napi kasus pemerkosaan anak kecil. Ia mengungkapkan kejamnya bertahan hidup bagi pelaku pedofil. Mereka benar-benar dikerjain.
Penasaran dengan kisah pelaku pedofil di dalam penjara? Simak selengkapnya berikut ini, seperti dikutip dari kanal YouTube Bincang Ranjang, Senin (20/6).
Tahanan Pedofil dikerjain di dalam Penjara

Kanal YouTube Bincang Ranjang ©2022 Merdeka.com
Para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) seakan tak pandang bulu dalam menganiaya sesama napi.
Terlebih lagi bagi narapidana kasus pemerkosaan terhadap anak kecil atau pedofil. Mereka akan dikerjain oleh para napi.
"Kalau yang semacam memperkosa anak kecil. Nanti di sana dikerjain juga?," tanya Annisa.
"Kalau pemerkosa anak kecil? Itu setut itu, dikerjain kalau di dalam," kata Pablo.
Jika Tak Menurut, Makan Pukulan Terus

Kanal YouTube Bincang Ranjang ©2022 Merdeka.com
Selain dianiaya oleh para tahanan di luar kamar, pelaku pedofil akan dipelonco juga oleh rekan sekamarnya.
"Dihabisin gimana?," tanyanya lagi.
"Banyak mbak, nanti satu kamar kasarannya. Nanti satu kamar ntar dia dipeloncoin habis," jelas Pablo.
Jika pelaku pedofil tersebut tidak mau menurut, tentu ia akan dikerjain yang bertubi-tubi. Seakan jadi korban pelampiasan emosi sesama napi.
"Wajib. Dikerjain," sambungnya.
Kehidupan keras di Penjara

Kanal YouTube Bincang Ranjang ©2022 Merdeka.com
Tak berhenti di situ, Pablo kembali menegaskan betapa kerasnya kehidupan di penjara. Demi bisa tetap menikmati hidup nyaman, perpeloncoan dinilai lumrah.
"Kalau dibilang kebutuhan kehidupan di penjara itu memang keras, kalau enggak keras enggak bisa dapat makan. Di penjara memang dapat makan, tapi kan enggak seberapa layak. Kalau kita mau makan enak, kita wajib keras," kata Pablo.
"Kita nyari tahanan yang baru masuk, kita mintain duitnya," ungkap Pablo.
"Itu benar-benar terjadi, wajib itu. Sama rata. Intinya kita wajib nyari duit, kasarannya enggak di luar, enggak di dalam ya sama saja. Bertahan hidup dengan cara gitu," imbuhnya.
Pesan Tegas Eks Napi

Kanal YouTube Bincang Ranjang ©2022 Merdeka.com
Pablo mengingatkan untuk tak perlu berbuat kriminal atau kasus yang bisa menyeret masuk ke dalam bui. Agar tak seperti dirinya yang telah empat kali keluar dan masuk penjara.
Apalagi peliknya hidup di balik jeruji besi akan terasa kian kelam bagi yang tak memiliki banyak uang.
"Di penjara semuanya keras. Enggak ada yang gimana ya, semua apa pun tergantung dari duit. Jadi kalau memang enggak gitu (tak punya uang), enggak usah ngelakuin yang aneh-aneh. Lebih baik lakukan yang positif saja," ujar Pablo.
"Secara mental juga terganggu karena ada perpeloncoan," pungkasnya.
(mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya