Cerita Mantan TKW jadi Miliarder, Ambil Baju Layak dari Tempat Sampah di Hong Kong
Merdeka.com - Nama Farida Nurhan sudah tak asing lagi di telinga masyarakat. Wanita asal Lumajang, Jawa Timur, ini pernah menjadi tenaga kerja wanita (TKW) sebelum sukses menjadi miliarder.
"Aku dulu waktu umur 17 tahun itu ke luar negeri untuk menjadi TKW," ungkap Farida dikutip dari video di kanal YouTube Ussy Andhika, Senin (22/3).
Bak menuai apa yang ia tanam, kini ia sukses menjadi miliarder. Sebelum mencapai titik sekarang, ia mengaku rela tidak membeli HP dan baju baru agar uangnya bisa utuh ditabung.
Ia juga pernah mengambil baju dari tempat sampah saat musim dingin. Karena, menurutnya, semua baju itu masih layak pakai kondisinya bagus.
"Pernah pengalaman waktu buang sampah di tempat sampah musim dingin nih, tak ambil tuh bajunya, tak cuci," kata Rida.
"Serius?" tanya Ussy tidak percaya.
"Serius, aku pakai dan buat aku itu masih bagus," tandas Rida.
Pernah di Singapura dan Hong Kong

Rida mengungkapkan bahwa ia pernah bekerja menjadi TKW di dua negara berbeda. Mulai dari Singapura, lalu dipindah ke Hongkong.
"Jadi aku dulu kerja di Singapura 11 bulan. Habis itu ya nasib kali, aku sudah niat kerja habis itu adiknya bos ku yang di Singapura tinggal di Hong Kong, aku dikirim ke Hong Kong. Kerja di Hong Kong, ya tetap jadi TKW," ungkap Farida.
Ia menjadi TKW selama kurang lebih 6 tahun. "Jadi aku dulu kerja dari tahun 2002 ke 2003 di Singapura, dari 2003 sampai hampir 2008 itu aku di Hong Kong, abis itu balik lagi ke Indonesia," kata Rida.
Rupanya, selain bekerja menjadi TKW, selama di Hongkong ia juga kerja sampingan dengan menjual rokok untuk mencari uang tambahan. "Kalau aku hari Minggu di Hong Kong jual rokok," kata Farida.
"Aku tahu yang kumpul-kumpulnya di Victoria Park," tambah Ussy.
"Jadi di situ pembantu-pembantu di sana malas lah kalau hari Minggu, maunya duduk-duduk saja, kumpul-kumpul. Aku bawa ransel ke Toko Indonesia bawa rokok, tak jual itu dari pagi sampai sore. Dan itu uangnya aku tabung semuanya," timpal Rida lagi.
Reporter: Syifa Caecar Madyaratri
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya